KASATPOLAIR bersama kepala Resor BKSDA eilayah Cilacap berada tak jauh dengan papan perngatan waspada adanya buaya di Nusakambangan, Senin (13/5).

CILACAP, SATELITPOST-Setelah kemunculan buaya pada Sabtu (11/5/2019), petugas masih melakukan pencarian  terhadap buaya yang muncul di perairan Nusakambangan. Pencarian dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) wilayah Cilacap, Satuan Kepolisian Air Polres Cilacap, dan Masyarakat Mitra Polisi Kehutanan (MPP) Cilacap, Senin (13/5/2019).

 

Menggunakan kapal patroli milik Satpolairud Polres Cilacap menyusuri perairan Nusakambangan. Tetapi, buaya yang diperkirakan habitatnya di Nusakambangan ini belum ditemukan.

 

Supervisor Kontraktor Jasa Keamanan PT SBI Cilacap, Pungki Prasetyo mengatakan mengetahui keberadaan buaya pada Sabtu (11/5) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, dia dan empat temannya berada di kapal dan bersandar di dermaga PT SBI Nusakambangan, kemudian melintas seekor buaya dari arah barat menuju ke timur. “Buaya berenang menuju ke arah Sentolo Kawat, tapi belum sampai sana buaya menepi mungkin menuju ke Nusakambangan, dan tidak terlihat lagi,” ujarnya, Senin (13/5).

Baca Juga:

Geger Buaya di Perairan Cilacap, Muncul di Dekat Dermaga Wijayapura

Cerita Pria Banjarnegara yang Memancing Ikan di Sungai Serayu, Malah Dapat Buaya

Muncul Buaya Misterius di Cilacap, Warga Penasaran Ingin Melihat

Dia mengatakan, jika hanya melihat satu ekor buaya, dengan panjang sekitar 2,5 meter. Posisi berenang buaya berada di tengah. Mereka pun mengambil gambar dan video pergerakan dari buaya yang melintas. “Setelah terlihat Sabtu kemarin, dua hari pada Minggu dan Senin tidak terlihat lagi,” katanya.

 

Menurut beberapa pekerja lainnya, kemunculan buaya sudah terlihat tiga kali, dalam waktu yang lama. Terakhir satu bulan lalu. Adanya kemunculan buaya tersebut membuat petugas memasang rambu peringatan waspada adanya buaya di beberapa titik. Di antaranya di dermaaga penyeberangan, dekat pos penjagaan dan dermaga kapal Nusakambangan.

 

Kepala Resor Konservasi Wilayah Cilacap Endi Suryo Heksianto mengatakan jika pihaknya sudah berkoordinasi dengan instansi terkait sekitar pelabuhan. Pihaknya masih terus melakukan upaya penyelamatan terhadap buaya tersebut.

 

“Kami terus melakukan upaya penyelamatan terhadap buaya liar ini, karena sesuai undang-undang buaya ini satwa yang dilindungi. Maka tanggung jawab kita untuk bisa memonitor pergerakan dari buaya tersebut,” katanya.

 

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat ataupun nelayan yang menemukan buaya tersebut untuk segera melaporkan. Masyarakat diminta untuk tidak membunuh buaya yang sedang viral ini.

 

“Kami mohon kepada masyarakat yang menemukan jangan membunuh, dan harap masyarakat yang beraktivitas di daerah sini tidak beraktiviitas sendirian untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan,” ujarnya. (ale)