EVAKUASI truk yang tergelincir di jurang pada jalur Karangpucung- Lumbir, Selasa (18/6).ISTIMEWA
EVAKUASI truk yang tergelincir di jurang pada jalur Karangpucung- Lumbir, Selasa (18/6).ISTIMEWA

CILACAP, SATELITPOST-Sebuah truk tronton bermuatan pupuk tergelincir ke jurang sedalam 10 meter di Jalan Raya Karangpucung-Lumbir, Selasa (18/6/2019). Kendaraan dengan nomor polisi (nopol) AG- 9548-UT dikendarai Suyanto (53) warga Semarang.

 

Suyanto tidak bisa diselamatkan dari kendaraan karena terjepit di dalam. Kernet sebenarnya berusaha menarik korban namun mengalami kesulitan hingga akhirnya Suyanto meninggal di tempat.

 

Evakuasi berlangsung dramatis sejumlah warga berusaha membantu mengeluarkan korban dari jepitan hingga memakan waktu 8 jam. Sekitar pukul 00.00 WIB korban yang sudah tidak bernyawa baru bisa dikeluarkan.

 

Kendaraan derek pun dikerahkan namun tidak mampu menarik kendaraan sampai ke jalan hanya sampai bibir jurang. Akibat kejadian tersebut arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan hingga 1 kilometer. Untuk mengatur lalu lintas kendaraan polisi yang berjaga di sekitar lokasi kejadian sempat memberlakukan buka tutup dari kedua arah.

 

Kernet truk bernama Muhammad  Yahya (26) warga Kaligawe Semarang mengungkapkan truk berangkat dari Semarang sekitar pukul  11.00 WIB. Truk tersebut akan mengantar pupuk ke Ciamis. Sebelum kejadian sekitar 200 meter dari tempat kejadian sekitar atau pukul 15.00 WIB Suyanto yang mengemudikan truk mengungkapkan kalau rem tidak berfungsi. Namun kala itu, Yahya menyangka Suyanto sedang bercanda.

 

Dia baru percaya rem blong ketika kendaraan yang berada di lajur kiri mengalami oleng ke kiri dan membanting stir ke arah kanan menghindar pengguna jalan yang berada di depannya.

 

Walaupun sudah berusaha menghindar ke arah kanan namun tidak mampu menahan beban kendaraan yang bermuatan 30 ton pupuk. Roda truk sudah terperosok hingga akhirnya tergelicir ke jurang.

 

“Saya berusaha menarik bapak yang masih sadar namun tidak bisa lalu melompat ke belakang sambil teriak minta tolong. Saat kembali bapak sudah tiada,” kata Yahya sambil meneteskan air mata.

 

Kejadian kecelakaan ditangani Satuan Unit Kecelakaan lalulintas Polres Cilacap. Jenazah korban langsung dibawa ke Semarang sekitar pukul 01.00 WIB. (taslim@satelitpost.com)