CILACAP, SATELITPOST-Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cilacap melakukan pengamanan baik di darat dan di laut, untuk mengantisipasi adanya gangguan selama pelaksanaan pemilu di wilayah Cilacap dan Kebumen. Unsur keamanan laut terdiri atas personel KAL, Patkamla, dan satu tim Second Fleet Quick Response (SFQR). Sedangkan untuk unsur darat disiapkan Satu Satuan Setingkat Peleton (SST),  yang akan diperbantukan di Kabupaten Kebumen.

 

Termasuk kesiapan personel Posal jajaran dan 1 SST sebagai unsur pengamanan internal yang akan bertanggung jawab atas pengamanan Mako Lanal, Dermaga KAL, serta Rumdis dan Mess. Serta pengamanan terbuka dari pihak Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal), dan pengamanan tertutup oleh personel intelijen.

 

“Seluruh personel harus selalu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi. Ingat, patuhi aturan pelibatan Pemilu 2019 dan apabila ada tindakan Anarkis, utamakan tindakan preventif dibandingkan represif, tidak emosional serta utamakan pendekatan secara humanis kepada masyarakat dengan tetap menjaga Netralitas TNI,” kata Komandan Lanal Cilacap Kolonel Laut (P) Teguh Iman Wibowo dalam Apel Gelar pasukan Pengamanan Pemilu, Minggu (14/4) di Mako Lanal Cilacap.

 

Pada apel gelar pasukan kemarin, selain mengecek kesiapan personel, juga dilakukaan pengecekan senjata lengkap dan material tempur dalam pengamanan Pemilu. Sehingga diharapkan bisa melakukan penjagaan agar wilayah Cilacap kondusif dan aman.

 

Kepala Kepolisian Resor Cilacap Ajun Komisaris Besar Polisi Djoko Julianto meminta seluruh personel  mengenali lingkungan tempat pemungutan suara (TPS) yang menjadi wilayah pengamanannya selama pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2019. Hal ini diungkapkan Kapolres dalam Apel Konsolidasi Personel Pengamanan TPS, Sabtu (13/4).

 

“Kenali lingkungan TPS, petugas KPPS, dan linmas yang bertugas. Tugas ini tidak main-main, laksanakan dengan penuh tanggungjawab jangan sampai lengah,” kata Kapolres.

 

Untuk lebih mengenali lingkungan, kata Kapolres, bisa dengan menyambangi tokoh masyarakat setempat, tokoh pemuda maupun ulama di sekitar TPS. Serta ajak mereka untuk ikut dalam menjaga situasi dan keamanan selama pelaksanaan Pemilu 17 April sampai pascca pemungutan suara.

 

Dalam konsolidasi itu, Kapolres mengecek kesiapan personel dan juga perlengkapan yang akan dibawa dalam pengamanan, mulai masa tenang, pemungutan suara sampai nanti perhitungan suara. Akan ada sekitar 800 personel yang diterjunkan untuk melakukan pengamanan TPS. Kapolres juga menegaskan, adanya aarat kepolisian di TPS ini untuk memberikan rasa aman kepada pemilih dalam memberikan hak suaranya di TPS.

 

 

Terpisah, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr Haedar Nashir mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk memanfaatkan hak pilihnya dalam pemiliham umum 17 April 2019 nanti.

 

“PP Muhammadiyah mengajak seluruh masyarakat Indonesia terutama warga Muhammadiyah untuk aktif menggunakan hak pilihnya dan tidak golput dan Pemilu 2019. Selain itu supaya memilih dengan suasana hati tulus dan tidak saling bermusuhan dengan yang lain meskipun berbeda pilihan,” kata Haedar usai pelantikan Rektor UMP di Aula AK Anshori UMP, Sabtu (13/4).

 

Ia mengatakan bagi calon, pendukung maupun tim sukses juga disarankan untuk memanfaatkan waktu terakhir menjelang pemilu dengan menciptakan suasana damai, bersatu dan bisa menurunkan tensi politik. Sebab, dengan menurunkan tensi politik menurutnya masyarakat akan mendatangi TPS dengan nyaman.  “Kalau suasananya damai, masyarakat nyaman ke TPS, tidak ada permusuhan antar pendukung,” katanya.

 

Lebih lanjut ia mengatakan, meskipun dalam pemilu setiap masyarakat mempunyai pilihan yang berbeda-beda, tapi seluruh masyarakat untuk saling menghormati perbedaan dalam politik. Yakni dengan bersikap dewasa, toleran dan tidak saling merendahkan.

 

“Jangan sampai karena perbedaan politik menjadi bermusuhan. Karena politik merupakan hak setiap orang, sehingga siapa pun tidak bisa memaksa pilihan politik. Pilihan politik sama baiknya untuk kepentingan bangsa dan negara serta untuk mewujudkan cita-cita bangsa,” ujarnya.  (ale/alf)