PETUGAS kepolisian dari Satlantas Polres Kebumen saat evakuasi pelajar SMKN 1 Kebumen yang menjadi korban kecelakaan terlindas bus, Selasa (3/12).

KEBUMEN, SATELITPOST- Kecelakaan tragis dialami Lilik Mukaromah (17), di Jalan HM Sarbini Kebumen, Selasa (3/12) pagi. Pelajar di SMKN 1 Kebumen ini tewas terlindas bus saat hendak berangkat sekolah. Lilik tewas setelah sepeda kayuh yang ia tunggangi terlibat kecelakaan dengan bus Barito bernomor polisi AA 1717 FP.

Kepala Unit Laka Satlantas Polres Kebumen, Ipda Ratimin mengungkapkan, kecelakaan maut itu bermula ketika korban melintas menggunakan sepeda kayuh di Jalan HM Sarbini dari arah barat ke timur. Dari arah bersamaan melaju Bus Barito yang dikemudikan Trimono (49) warga Kelurahan Jaraksari Kecamatan Wonosobo Kabupaten Wonosobo yang berniat mendahului. Namun, setibanya dilokasi kejadian bus Barito gagal saat mencoba mendahului. “Saat mendahului sepeda, bus terlalu ke kiri sehingga menyenggol sepeda korban,” kata dia.

Ipda Ratimin menambahkan, karena korban tersenggol bagian badan bus lantas tak kuasa mengendalikan laju sepeda hingga terjatuh. Nahas, bus yang melaju dengan kecepatan sedang tersebut kemudian tanpa sengaja korban terlindas roda kiri belakang bus hingga tewas.

Petugas yang mendapatkan laporan adanya kecelakaan itu lantas menuju lokasi kejadian untuk dilakukan olah tempat kejadian perkara serta dengan dibantu warga sekitar membawa korban ke Rumah Sakit. “Korban kemudian dibawa ke RS dr Soedirman. Sementara pengemudi bus kami mintai keterangan lebih lanjut dan kendaraan diamankan di Pos Lantas Karanganyar,” ujar dia.

Pasca kejadian yang merenggut nyawa pelajar serta dilakukan pemeriksaan terhadap Trimono, polisi akhirnya menetapkan sang sopir sebagai tersangka atas kelalaiannya dalam berkendara. Tersangka diduga melanggar UU Nomor 22/2009 tentang UULAJ Pasal 310 ayat (4) juncto ayat (2) juncto Pasal 295 juncto Pasal 283. “Sopir bus menjadi tersangka,” kata dia. (CR)