Ilustrasi

PURWOKERTO, SATELITPOST-Badan Keuangan Daerah (BKD) Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Banyumas menyatakan plafon anggaran Dana Desa (DD) tahun 2018 naik menjadi Rp 298.545.198.00 jika dibandingkan dengan dana tahun 2017 yang sebesar Rp 255.734.553.000.

Kepala Bidang Penagihan dan Administrasi Pendapatan  Badan Keuangan Daerah (BKD) Pemkab Banyumas, Maryono mengatakan, plafon tersebut sudah disampaikan ke daerah. Maryono juga mengatakan BKD telah menghitung rincian yang akan diterima masing-masing desa. “Rinciannya sudah kita hitung, namun ini belum dibahas lebih lanjut dan belum ditetapkan Bupati, sehingga rinciannya belum bisa disampaikan,” kata dia, Selasa (5/12).

Yang beda formulasi pengalokasiannya. Kalau existing tahun ini, alokasi dasar (AD) 90 persen  dan alokasi formula (AF) 10 persen. Tahun 2018, formulanya untuk AD sebesar 77 persen, alokasi afirmasi (AA) 3 persen dan AF sebesar 20 persen.

Maryono
Kepala Bidang Penagihan dan Administrasi Pendapatan BKD Pemkab Banyumas

Menurutnya, mekanisme penyaluran masih sama dengan regulasi tahun 2017. Penyaluran tahap pertama sebesar 60 persen dan tahap kedua sebesar 40 persen. Tahap pertama sesuai jadwal maksimal dicairkan April, dan tahap dua bulan Agustus.

“Yang beda formulasi pengalokasiannya. Kalau existing tahun ini, alokasi dasar (AD) 90 persen  dan alokasi formula (AF) 10 persen. Tahun 2018, formulanya untuk AD sebesar 77 persen, alokasi afirmasi (AA) 3 persen dan AF sebesar 20 persen,” kata dia.

Ia mengatakan, setiap desa akan menerima besaran alokasi dasar yang sama.  Sedangkan alokasi afirmasi, katanya, hanya diperuntulan bagi desa tertinggal dan desa sangat tertinggal. Sementara untuk alokasi formula dihitung berdasarkan bobot dari jumlah penduduk desa, jumlah penduduk miskin desa, luas wilayah dan indeks kesulitan geografis (IKG).

Adapun terkait penggunaan anggaran tahap dua tahun 2017, Maryono mengatakan, saat ini desa penerima masih melaksanakan kegiatan anggaran dan persiapan untuk pelaporan. Syarat pengajuan pencairan tahap pertama tahun 2018, kata dia, harus sudah ada laporan pelaksanaan penggunaan anggaran dari semua desa penerima.

Sebelumnya pernah diberitakan, Dana Desa tahun 2017 di Banyumas sebesar Rp 255.734.553.000. Pencairan tahap pertama April lalu sebesar Rp 153.440.731.200 atau 60 persen dari total anggaran. Untuk tahap dua sebesar Rp 102.239.820.800 atau 40 pesen dari total anggaran.

Penyalurannya Dana Desa sempat molor berbulan-bulan, sesuai jadwal penyaluran dilakulan bulan Agustus, namun bisa tersalurkan di awal November. Penyebabnya karena terkendala masalah administrasi persyaratan dari desa yang belum lengkap semua. (auliaelhakim01@gmail.com)

Komentar

komentar