Petugas melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan maut Bumiayu. SATELITPOST/NURUL IMAN
Petugas melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan maut Bumiayu. SATELITPOST/NURUL IMAN

BUMIAYU, SATELITPOST – Muatan truk yang berlebih menjadi penyebab utama kecelakaan mau di Jatisawit, Bumiayu. Kondisi rem truk yang tadinya sempat diduga mengalami kerusakan itu ternyata masih berfungsi dengan baik.

“Perlu kami sampaikan bahwa rem masih berfungsi dengan baik. Tapi ada kelebihan muatan pada truk yang membuat laju truk sulit dikendalikan,” ujar Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Bakharuddin MS pada Satelitpost, Senin (21/5/2018).

Bakharuddin mengatakan, truk tersebut seharusnya bermuatan maksimal 20 ton 750 kilogram. Namun kenyataannya, truk itu memiliki muatan 38,5 ton. “Ada kelebihan 18,8 ton dari yang seharusnya. Ini yang menyebabkan truk sulit dikendalikan, ditambah dengan faktor jalan yang menurun sekitar 3 kilometer dari paguyangan, fly over kretek itu kan turun terus,” ujar dia.

Baca Juga: 11 Meninggal, 10 Luka, Ini KRONOLOGI Kecelakaan Beruntun Jatisawit Bumiayu

Karena dorongan truk yang tak terkendali, sopir yang seharusnya masuk ke jalan lingkar jadi melewati jalan kota. “Dari 300 meter pertama truk menabrak motor dan banyak korban luka, selanjutnya sopir menabrak mobil hingga terguling. Mobil ini kemudian menabrak motor, sementara truk masih terus melaju hingga menabrak beberapa rumah,” ujarnya.

Akibat kecelakaan ini ada 12 korban yang meninggal dunia. “Lima di pasar, empat di tkp pasar, satu di RS. Supir saat ini masih dalam perawatan dan belum stabil kondisinya. Sehingga belum bisa dimintai keterangan,” katanya.(nyk)