Ilustrasi

PURBALINGGA, SATELITPOST – Komisi pemilihan Umum (KPU) memang belum mengumumkan resmi hasil Pemilu April lalu. Namun, hasil hitung-hitungan dari perolehan suara di Dapil VII (Banjarnegara, Purbalingga, Kebumen) Jawa Tengah (Jateng) ada tujuh nama diprediksi kuat akan menempati kursi DRP RI. Dari tujuh nama itu, caleg putra daerah atau caleg lokal merajai. Empat dari tujuh caleg tersebut adalah caleg lokal.

 

Tujuan kandidat yang diprediksi kuat akan duduk di Senayan, masing-masing adalah Taufiq R. Abdullah (PKB), Lasmi Indrayani (Demokrat), Rofiq Hananto (PKS), Bambang Susatyo (Golkar),  Utut Adianto dan Heru Sujatmoko (PDIP), Darori W (Gerindra). Dua di antaranya merupakan putra daerah Purbalingga, yakni Rofiq Hananto dan Heru Sujatmoko. Sementara Lasmi adalah putra daerah Banjarnegara. Sementara, Darori berasal dari Kebumen.

 

Pengamat Politik Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Indaru Setyo Nurprojo M.Si menilai, hasil tersebut akan menjadikan dinamika politik yang menarik. Karena di setiap daerah sudah punya perwakilan. Seharusnya bisa memberi warna tersendiri di Banyumas Raya.

 

“Tentunya ini akan menjadi hal menarik, memberikan warna baru, karena masing-masing daerah mempunyai waktu putra daerah. Khususnya Purbalingga yang memiliki dua perwakilan,” kata Indaru, Jumat (24/5/2019).

 

Adanya wakil daerah masing-masing tentu akan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Karena para wakil tersebut tentu memiliki hubungan emosional yang lebih dengan masyarakat asli. Sehingga diharapkan bisa lebih menampung aspirasinya. Karena hal itu merupakan bagian dari menjadi konstituen.

 

“Kita akan lihat bagaimana Heru dan Rofik merespons kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Tinggal bagaimana mengkomunikasikan nya dengan pimpinan daerah, sebaliknya bagaimana bupati komunikasi dengan mereka (Heru dan Rofiq, red)” katanya.

 

Dari tujuh nama tersebut, hanya PDIP yang memiliki dua perwakilan. Hasil itu, menurut Indaru, sudah diprediksikan oleh PDIP. Selain itu, dari internal partai juga persaingannya memanas. Hal itu juga dipicu karena imbas dari Pilpres di Purbalingga, antara Jokowi dan Prabowo. Sehingga partai saling tarik gas untuk bisa bersaing.

 

“Sudah diprediksi oleh internal, kemudian internal PDI hampir 2 smapai 4 tahun terakhir pertarungannya kuat, semuanya nggeber. Dan hasil ini (dua kursi, red) sepertinya lebih karena melihat figur, dibanding partainya,” ujarnya. (min)

Mereka Diprediksi ke Senayan

Taufiq R. Abdullah (PKB): 113.520 suara

Lasmi Indrayani (Demokrat): 111.365 suara

Rofiq Hananto (PKS): 108.339 suara

Bambang Soesatyo (Golkar): 90.321 suara

Utut Adianto (PDIP): 89.902 suara

Heru Sujatmoko (PDIP): 62.401 suara

Darori W (Gerindra): 52.084 suara

* Data KPU Jawa Tengah (dapil VIII Jawa Tengah)