Warga berjalan pada area yang terendam banjir di Desa Mujur, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Kamis (24/1)

CILACAP, SATELITPOST- Diterjang hujan dengan intensitas tinggi pada Rabu (23/1/2019) sore, ruas Jalan Tondano Dusun Bander Desa Mujur Kecamatan Kroya Cilacap kembali direndam banjir, Kamis (24/1/2019). Sebelumnya, pekan lalu, daerah tersebut juga direndam banjir, namun kemudian surut.

Kepala TU UPT Badan Penanggulangan Bencana Derah (BPBD) Kroya Edi Purwanto mengatakan, bahwa sehari sebelumnya wilayah tersebut diterjang hujan dengan intensitas tinggi pada sekitar pukul 16.30-19.30 WIB. Banjir menggenang dengan ketinggian 10-30 sentimeter di RT 1, 2, 3, 4 RW 3 Desa Mujur. “Masih merendam jalan dan lingkungan, sedangkan untuk rumah belum ada yang terendam,” ujarnya.

Menurutnya banjir yang melanda di wilayah Desa Mujur pekan lalu sebenarnya telah surut. Namun ketika hujan deras, daerah tersebut kembali terendam banjir. Perlu diketahui Desa Mujur sendiri merupakan salah satu daerah terendah, sehingga menjadi langganan banjir. “Iya kemarin sudah surut. Namun hujan kembali, air naik lagi. Ini masih dalam pemantauan¬† perkembangannya,” katanya.

Pihaknya tetap mengimbau warga agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas dan mengawasi anak-anaknya ketika bermain. Selain itu juga diingatkan kembali agar tidak membuang sampah sembarangan yang mungkin justru bisa menghambat saluran pembuangan air.

Seorang Warga RT 3 RW 3 Tulam mengatakan, bahwa sebelumnya daerahnya terendam banjir. Bahkan beberapa titik ada yang mencapai ketinggian 80 sentimeter. Namun dua hari kemudian surut, tetapi setelah tiga hari surut justru air kembali naik karena hujan dengan intensitas tinggi.

“Kemarin sudah reda, cuma ini tadi pagi air naik lagi. Ada beberapa rumah yang terendam banjir hingga 10 cm. Tapi untungnya ini belum begitu tinggi. Mungkin kalau hujan semalam lagi bisa banjir besar. Karena air di sawah sudah tinggi dan bisa meluap ke pemukiman warga,” katanya. (and)