TIM dari BBWS Citanduy Kota Banjar dan Tim BPBD Kabupten Cilacap melakukan survei lokasi persiapan penanganan material longsor yang menutupi Jalan Cijengjing, Kamis(11/1).SATELITPOST/TASLIM INDRA

CIMANGGU,SATELITPOST-Untuk mengatasi masalah Jalan Cijengjing Dusun Cadasmalang Desa Babakan Kecamatan Karangpucung penghubung ke Desa Karangsari Kecamatan Cimanggu yang tertup longsor setiap musim hujan, pemerintah akan mengerahkan alat berat.

Sejak dua hari lalu seluruh jalan tertutup longsoran lumpur dan tanah akibatnya arus lalu lintas lumpuh dan tidak bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat. Kondisi demikian berdampak kepada aktivitas masyarakat sehari-hari karena jalan tersebut merupakan jalur utama sekaligus Jalur ekonomi,Pendidikan masyarakat Desa-desa di sekitarnya terlebih masyarakat Desa Karangsari kecamatan Cimanggu yang lebih besar terdampak.

Untuk mengatasi longsor yang menutup jalan tersebut Camat Cimanggu Budy Haryanto SSos MM mengajukan surat permohonan mendatangkan alat berat untuk membersihkan longsoran karena sudah tidak efektif lagi menggunakan cara manual tenaga manusia. Surat tertanggal 10 Januari 2018 itu ditujukan kepada Bupati Cilacap Cq BPBD Kabupaten Cilacap tersebut meminta bantuan alat berat untuk mengatasi tanah longsor yang menutupi jalan Cijengjing yang terjadi pada Rabu,(10 /1).

Surat tersebut Camat mendapat  respons  dan Kamis (11/1) pukul 10.00 WIB sampai pukul 14.00 WIB dilaksanakan survei oleh tim dari BPBD Kabupaten Cilacap bersama tim dari BBWS Banjar dengan mendatangi lokasi tersebut untuk melakukan cek lokasi  keliling di sekitar area tebing dan persawahan sekitar lokasi tanah longsor. Survei dilakukan untuk mengecek dan memastikan situasi maupun kondisi lahan sebelum mendatangkan alat-alat berat kelokasi tersebut.

Menurut Giono dari Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy Kota Banjar menyampaikan, karena tanah di atas jalan ada sawah dan tanahnya basah dimungkinkan selama sawah belum di keringkan bisa terjadi longsor yang terus menerus dan dari BBWS tidak berani membawa alat berat karena tanah takut terjebak dalam tanah longsor.

Untuk itu dia  menyarankan agar alat berat dutunda sambil menunggu koordinasi  Kades Babakan dengan ke 14 orang pemilik sawah warga Desa Babakan dengan Pemerintah Kecamatan Karangpucung, sementara dapat di laksanakan kerja bakti warga Desa Karangsari dan Desa Babakan.

“Sambil menunggu hasil koordinasi sementara pembersihan bisa dilaksanakan dengan kerja bakti warga Desa Karangsari dan Desa Babakan,” ujarnya

Hasil survei disepakati pembersihan sekitar tanah longsor yang rencananya akan dilakukan dengan meminta bantuan alat berat. Pembersihan akan segera dialukan agar anak-anak sekolah ke Karangpucung, Cimanggu dan Majenang tidak putar balik jalan lain karena jauhnya dua kali dari pada biasanya.(lim)