POLISI melakukan olah TKP penemuan potongan tubuh manusia di wilayah Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Senin (8/7/2019).ISTIMEWA
POLISI melakukan olah TKP penemuan potongan tubuh manusia di wilayah Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Senin (8/7/2019).ISTIMEWA

BANYUMAS, SATELITPOST-Menjelang malam hari, warga Dusun Plandi, Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas digegerkan dengan penemuan potongan tubuh manusia di sebuah selokan kawasan setempat, Senin (8/7). Potongan tubuh tersebut berupa kepala, lutut , dan telapak tangan manusia dalam kondisi sudah terbakar bersama tumpukan sampah.

Belum diketahui jenis kelamin dari potongan tubuh yang sudah gosong tersebut. Polisi masih melakukan autopsi dengan membawa potongan tubuh tersebut di RSUD Margono Purwokerto.

Informasi yang dihimpun, penemuan potongan tubuh manusia tersebut pertama kali diketahui oleh seorang anak lelaki berumur 12 tahun sekitar pukul 16.30 WIB di selokan yang berada di RT 08 RW 03 Desa Watuagung. Bocah tersebut kemudian memberitahukan kepada warga.

Warga yang diberitahu kemudian melakukan pengecekan dan ternyata didapati daging yang terbakar tersebut ternyata potongan kepala, potongan kaki, dan telapak tangan manusia. Temuan langsung dilaporkan ke polsek setempat.

Seorang saksi, Pariman (45) mengatakan, saat ditemukan kondisi potongan tubuh masih berasap. “Baunya sangat menyengat, kondisinya sudah menyatu dengan dengan abu. Tapi masih jelas kalau itu potongan tubuh berupa kepala, lutut, dan telapak tangan,” katanya.

Awalnya, kata dia, potongan tubuh tersebut diketahui oleh seorang anak yang mencium bau busuk menyengat. Ia mengira potongan daging yang terbakar itu adalah bangkai hewan. Namun saat warga mengeceknya ternyata daging yang terbakar tersebut menyerupai bagian tubuh manusia. “Ada beberapa potongan, tangan dan kaki juga beberapa tulang. kondisinya berjejeran, sedangkan potongan kepala agak terpisah dari selokan,” katanya.‎

Dikonfirmasi, Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun mengatakan,saat ditemukan kondisi potongan tubuh tersebut sudah dalam keadaan hangus terbakar. “Upaya kami saat ini mengungkap identitas korban terlebih dahulu.Jenis kelaminnya pun belum diketahui karena kondisinya sudah gosong,” katanya.

Untuk mengetahui DNA nya, lanjut dia, potongan kepala dan tangan tersebut saat ini  masih dilakukan pemeriksaan di RSUD Margono Purwokerto. “Kami akan bekerjasama dengan Polres Banjarnegara, karena TKP penemuan berada di kaki perbukitan perbatasan antara Kabupaten Banyumas dan Banjarnegara,” katanya.‎ (rare@satelitpost.com)