PETUGAS berusaha memadamkan api yang membakar gudang pabrik kopi penyimpanan kopi kemasan di Jalan Suwatio, Kelurahan Teluk, Kecamatan Purwokerto Selatan, Minggu (4/11) dinihari WIB.SATELITPOST/ISTIMEWA

PURWOKERTO, SATELITPOST-Api membakar sebuah gudang penyimpanan kopi kemasan yakni PT Fastra Buana di Jalan Suwatio, Kelurahan Teluk, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, Minggu (4/11). Beruntung dari peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

 

Menurut keterangan Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun SIk melalui Kapolsek Purwokerto Selatan, AKP Subeno SH MH kebakaran terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, saat penjaga malam di gudang tersebut tiba-tiba mendengar bunyi alarm. “Dua orang security mendengar suara alarm. Setelah dicek ternyata tidak ada kejadian apa-apa kemudian mereka kembali ke posnya yang berjarak 50 meter dari gudang,” kata dia.

 

Kedua security tersebut Doyo Wiratmoko (55) dan Arif Rahman S (38), setelah mengecek kemudian keduanya kembali ke pos dan mematikan alarm. Namun, beberapa saat kemudian keduanya melihat kobaran api di atas gudang tersebut. Atas peristiwa tersebut kemudian mereka menghubungi petugas Polsek Purwokerto Selatan. “Kami mendapati informasi tersebut langsung meneruskannya ke petugas pemadam kebakaran,” kata Kapolsek.

 

 

Beberapa mobil pemadam kebakaran bolak-balik berusaha memadamkan api tersebut, hingga pukul 05.00 WIB api berhasil dikendalikan. Namun, tidak bisa dipadamkan secara menyeluruh. “Kami masih menyelidiki penyebab kebakaran gudang tersebut dengan memeriksa lokasi kejadian dan meminta keterangan para saksi kejadian. Dugaan sementara karena adanya korsleting listrik,” ujarnya.

 

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, diperkirakan akibat kebakaran tersebut, perusahaan itu mengalami kerugian hingga miliaran rupiah. “Dari keterangan manajernya kerugian diperkirakan mencapai Rp 6,3 miliar rupiah karena seluruh isi gudang ludes terbakar,” kata dia.

 

 

Sementara itu menurut keterangan Komandan Tim Reakasi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Kusworo ada tujuh unit pemadan kebakaran yang berusaha memadamkan api tersebut. Tiga pemadam kebakaran dari UPT Damkar Purwokerto, satu armada dari Pos Kembaran, satu armada dari pos Kemrajen, dan bantuan dua armada damkar dari Purbalingga. “Api berhasil dipadamkan secara total pada pukul 13.00 WIB tadi. Karena memang gudang tersebut cukup luas,” kata dia. (san)