Ini 23 Halte BRT Purwokerto-Purbalingga yang Sudah Dipasang

PEKERJA menyelesaikan pengerjaan pembangunan halte SMAN 1 Purwokerto di Jalan Gatot Subroto Purwokerto, Senin (9/7/2018). SATELITPOST/ANANG FIRMANSYAH
PEKERJA menyelesaikan pengerjaan pembangunan halte SMAN 1 Purwokerto di Jalan Gatot Subroto Purwokerto, Senin (9/7/2018). SATELITPOST/ANANG FIRMANSYAH

PURWOKERTO,SATELITPOST-Sebanyak 23 shelter yang dipersiapkan sebagai halte bus rapid trans (BRT) koridor I rute Purwokerto-Purbalingga wilayah Kabupaten Banyumas selesai dipasang.

“Untuk halte dari Dishub Provinsi sudah dipasang di 23 titik yang ada di Kabupaten Banyumas sejak tiga hari yang lalu,” kata Kasi Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banyumas, Taryono.

Halte BRT yang ditempatkan di Kabupaten Banyumas arah Purwokerto-Purbalingga ada tujuh unit. Di antaranya di Terminal Bulupitu, SPBU Candi Mas, Depo Pelita, SMP N 1 Sokaraja, Simpang 4 Klenteng, SMA N 1 Sokaraja, dan batas kota di Jompo.

Sedangkan yang dari arah Purbalingga-Purwokerto yakni di SMA N 1 Sokaraja, Rumah Sakit Orthopedi, Rumah Sakit Margono Soekarjo, Simpang 4 Pancurawis, Simpang 4 Karangbawang, Andang Pangrenan, Bioskop Rajawali, Radio RRI, Rita Supermall, Pasar Manis, SMP Bruderan, SMA N 1 Purwokerto, Bank Mandiri, Bioskop Rajawali, Andang Pangrenan, dan Simpang 4 Karangbawang.

Menurutnya, walau sudah ada 23 unit halte yang disiapkan Balai Trans Jawa Tengah, Dishub Kabupaten Banyumas akan menyumbang 4 unit halte. “Empat halte ini masih dalam proses, dan tidak akan mengganggu atau menghalangi launching BRT,” katanya.

Penambahan halte ini, akan disesuaikan tempatnya dengan melihat potensi keramaian di tempat-tempat yang belum terisi halte. “Kita akan melihat sesuai kebutuhan di tempat yang belum ada haltenya,” kata dia.

Ia menambhakan, untuk penambahan unit dari Dishub Kabupaten Banyumas telah dianggarkan sekitar Rp 60 juta. Angka ini, di samping untuk halte juga termasuk pembuatan rambu perhentian bus dan kelengkapan-kelengkapan lain.

Untuk launching BRT adalah kewenangan dari provinsi jadi belum bisa dipastikan kepastian tanggalnya. Cuma, kata dia, ada keterangan dari Plt Trans Jateng saat rapat koordinasi tanggal 26 Juni kemarin diperkirakan pada akhir Juli atau awal Agustus.

“Kalau persiapan, dari sisi shelter sudah siap. Sedangkan penyediaan armada bus saat ini sudah tinggal finishing. Kita akan rapatkan kembali bersama seluruh stakeholder yang terkait dalam minggu ini,” katanya. (nns)