PURWOKERTO, SATELITPOST- Sebuah kecelakaan karambol yang terjadi di Jalan Jenderal Sudirman komplek Pasar Wage, Kecamatan Purwokerto Timur melibatkan dua kendaraan roda empat dan empat sepeda motor. Akibat kecelakaan tersebut, satu orang pembonceng sepeda motor meninggal di lokasi kejadian, Selasa (25/6/2019).

Menurut keterangan saksi kejadian, Diah Pusparini (34), pegawai apotek yang berada di lokasi kejadian menjelaskan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 13.30 WIB, bermula dari mobil Honda HRV warna putih nomor polisi R 8530 RH, yang dikemudikan oleh Sarwiyah (42), warga Desa Bojongsari, Kecamatan Kembaran melaju dari arah timur ke barat.

Entah kenapa kemudian mobil yang dikendarai Sarwiyah menabrak sepeda motor Honda Vario warna hitam pink nomor polisi R 3022 DF dan pemboncengnya. Dimana setelah menabrak pengemudi sepeda motor terjatuh ke bahu jalan, sedangkan pemboncengnya terlindas mobil dan meninggal dunia tak berselang lama setelah tertabrak.

“Padahal itu sepeda motornya sudah minggir, eh malah ditabrak mobil itu. Jalannya kenceng itu mobil, yang satu meninggal yang satu luka cukup parah, oleh warga dibawa ke depan apotek,” kata dia kepada SatelitPost.

Setelah menabrak sepeda motor vario, kemudian mobil warna putih tersebut masih menabrak kembali sepeda motor Honda Beat warna hitam nomor polisi R 2256 WV yang ditunggangi dua orang. Seketika pengemudi dan pembonceng sepeda motor terjatuh dan mengalami luka-luka.

Kecelakaan masih berlanjut, mobil HRV tersebut kemudian kembali menabrak mobil yang tengah terpakir yakni Daihatsu Terios warna hitam nomor polisi R 8895 LH, yang pemiliknya bernama Sarip (48). Hingga mobil Terios tersebut terdorong dan menabrak dua sepeda motor yang parkir di depan mobil tersebut.

“Saya lagi main sama anaknya di sini (depan toko pinggir jalan), tiba-tiba ada suara brak. Ternyata mobil itu (HRV) nabrak sepeda motor, kemudian tetap melaju sampai menabrak mobil saya yang lagi di pakir di pinggir jalan ini,” ujar Sarip.

Pasca kejadian tersebut, kemudian pengemudi mobil HRV yang merupakan seorang perempuan, oleh warga diamankan dan dibawa ke pos polisi di Pasar Wage Purwokerto. Dari pantauan SatelitPost, pengemudi mobil tersebut terlihat sangat syok dan terus menangis.

Sementara itu menurut keterangan Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun melalui Kanit Laka Lantas, Iptu Mufti Is Efendi hingga saat ini pihaknya terus melakukan penyelidikan. “Masih dalam pemeriksaan, sementara itu pengemudi mobil (HRV, red) belum bisa dimintai keterangan,” kata dia.(san)