Kondisi sepeda motor yang ditabrak truk rem blong di Bumiayu, Brebes, Selasa (20/3).SATELITPOST/NURUL IMAN

BUMIAYU, SATELITPOST – Sebuah kecelakaan maut terjadi di Jalan raya Paguyangan Bumiayu tepatnya di dukuh Damsari Desa Pagojengan Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes Selasa (20/3). Kecelakaan ini disebabkan oleh sebuah truk yang mengalami rem blong.

Baca Juga: Truk Rem Blong di Paguyangan Bumiayu, 5 Meninggal

Kronologi kecelakaan bermula truk bermuatan kedelai melaju dari arah flyover kretek Paguyangan. Karena truk mengalami rem blong, akhirnya truk menabrak mobil pick up L300 bermuatan besi, lalu lima sepeda motor, dan berakhir menabrak sebuah rumah di ruas jalan raya Paguyangan Bumiayu, Brebes.

Kecelakaan ini menimbulkan kemacetan di ruas jalan raya Paguyangan Bumiayu, Brebes. Pantauan Satelitpost, sejumlah warga masih berkerumun untuk melihat lokasi kejadian kecelakaan tersebut. Kondisi sepeda motor terlihat cukup parah tergilas truk yang mengalami rem blong tersebut.

Baca Juga: 6 Meninggal, Korban Tabrakan Maut Bumiayu Bertambah

Kasatlantas Brebes, AKP M Rikha Z mengatakan, kecelakaan ini terjadi di depan terminal bis lama bumiayu. Akibat dari kecelakaan tersebut, ada enam korban meninggal dunia. Lima meninggal di TKP, dan satu meninggal di rumah sakit, baru saja. Ada satu korban luka berat dan korban luka ringan yang masih dirawat ada dua. Truk bermuatan kedelai dan bercecer di jalanan.

“Kejadian dengan tipikal seperti ini sering terjadi. Kami imbau pada pengemudi dan pengusaha truk supaya memastikan kendaraannya dalam kondisi terawat dengan baik. Kemudian, kondisi pengemudi juga harus diperhatikan. Kalau dalam kondisi lelah, harus segera istirahat,” ujarnya pada wartawan Selasa (20/3).

Baca Juga: Kakek Selamat dari Tabrakan Maut Bumiayu Karena Salat Duha

AKP Rikha menambahkan pihak kepolisian berharap agar masyarakat selalu menjaga kebugaran fisik, baik pengemudi maupun kendaraannya. “Kecelakaan di ruas jalan Purwokerto-Tegal untuk kasus ini, baru pertama kali. Tapi tipikal seperti ini memang sering, dan bukan hanya di sini saja, namun juga daerah lain. Jika memang perlu, kami juga akan kaji bersama kejadian ini,” kata dia.(nyk)