Ilustrasi Grafis Boodie Sipon

CILACAP, SATELITPOST-Tim gabungan Direktorat Reserse Kepolisian Daerah Jawa Tengah bersama Kepolisian Resor Cilacap, Badan Narkotika Nasional Kabupaten Cilacap, dan petugas Lembaga Permasyarakatan (lapas) melakukan razia di Lembaga Permasyarakatan Narkotika Nusakambangan, Rabu (29/11).

Dari razia itu, ada satu narapidana berinisial AB dari Blok B positif sabu-sabu. “Lalu Tim Dokes juga melakukan pemeriksaan kepada narapidana yang memiliki indikasi secara fisik menggunakan narkoba, ada enam napi yang diambil, dan yang positif satu,” ujar Wadir Reserse Narkoba Polda Jateng, AKBP Rendra Radita Dewayana di Dermaga Wijayapura, Rabu (29/11).

Namun, sayang lagi, lagi petugas tidak menemukan barang bukti narkoba di dalam lapas tersebut. Petugas hanya melakukan pengecekan urine, kepada para narapidana yang diindikasikan secara fisik mengonsumsi narkoba. “AB masih dalam penyelidikan lebih lanjut, tetapi masih ada di dalam. Indikasi sabu-sabu. Kita tidak bisa memastikan (dia konsumsi di Lapas),  tetapi hanya mendapatkan indikasi dari air kencingnya yang dicek dan hasilnya positif,” katanya.

Selain itu, puluhan barang-barang dari logam, korek api, celurit, tiga buah ponsel disita oleh petugas yang berjumlah 200 orang ini. “Ada beberapa barang yang dilarang masuk di internal mereka yang tidak boleh dibawa, terbuat dari besi, sendok garpu, dan lainnya ditertibkan lapas. Kita juga amankan tiga buah ponsel yang saat ini tidak bisa kita ekspose, tetapi dibawa ke direktorat untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujar AKBP Rendra Radita Dewayana.

Razia ini, kata dia, akan terus dilakukan tidak hanya di lapas di Nusakambangan saja, tetapi juga lapas lainnya yang ada di bawah Polda Jateng. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi adanya perputaran peredaran narkoba yang dikaitkan dengan napi-napi yang ada di dalam lapas.

Untuk antisipasi ke depan, Polda Jateng akan terus melakukan pengamanan di lapas-lapas. Selain itu juga melakukan berbagai kegiatan edukasi dan penindakan untuk memutus mata rantai peredaran narkoba.

Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto melalui Kasubag Humas AKP Bintoro Wasono mengatakan dalam pemeriksaan di Lapas Narkotika kemarin, dilakukan sampai di dalam ruangan sel yang dihuni oleh napi. Sasaran petugas pada razia tersebut adalah narkoba dan juga benda yang tidak diperbolehkan berada di dalam lapas.

Untuk mempermudah pemeriksaan, seluruh napi juga dimasukkan ke dalam sel masing-masing, yang kemudian petugas melakukan pemeriksaan. Mulai dari penggeledahan badan, ruang sel, dan barang-barang yang ada di dalam kamar. Tidak hanya itu, juga dilakukan pemeriksaan urine terhadap beberapa napi.

Sementara itu, Kepala Lapas Narkotika Nusakambangan Agus Heryanto mengatakan pihaknya akan menelusuri asal dari barang-barang yang masuk ke dalam lapas, dan tiga buah ponsel. Termasuk juga pemilik ponsel yang ditemukan oleh petugas.

“Untuk napi yang didapati positif ini, kami akan melakukan pemeriksaan dan menelusuri apakah yang bersangkutan memakai narkoba atau tidak. Jika betul akan dikenakan sanksi, pencabutan hak-hak remisi dan masuk ke sel isolasi dalam waktu yang tidak ditentukan,” ujarnya.

Pantauan di Dermaga Wijayapura, tempat penyeberangan dari Pulau Jawa menuju ke Pulau Nusakambangan, para petugas merapat ke dermaga sekitar pukul 16.00 WIB. Para petugas gabungan ini terlihat membawa peralatan dan perlengkapan lengkap, selain itu juga mengerahkan K9 pada pemeriksaan kemarin. (ale)