PURWOKERTO, SATELITPOST-Pengundian nomor urut pasangan calon di Pilkada Banyumas dilaksanakan Selasa (13/2). Hasilnya, pasangan Mardjoko-Ifan Haryanto mendapatkan nomor 1 dan pasangan Achmad Husein-Sadewo Tri Lastiono mendapatkan nomor 2.

 

Dengan takdir Allah, nomor satu berarti harus menomorsatukan kebahagiaan masyarakat Banyumas.

Mardjoko
Calon Bupati Banyumas

Saat acara pengundian, suasana meriah tampak dari gedung Korpri dan sekitarnya, Selasa (13/2). Ratusan kendaraan terparkir hingga jarak beberapa meter. Aneka lagu didendangkan sejak sebelum pukul 09.00 WIB.

Gedung Korpri tampak berbeda dengan tampilan yang cukup mewah. Untuk menyambut kedatangan dua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Banyumas dalam Pilkada Banyumas 2018.

Dua itu sepasang, sepasang sejodo kompak. Mangkat be kompak, apamaning mengkone.

Achmad Husein
Calon Bupati Banyumas

Calon Bupati Banyumas, Mardjoko datang paling awal sehingga mendapat kesempatan memilih nomor untuk pengambilan nomor urut yang pertama. Sementara Husein datang tidak lama kemudian bersama wakilnya, Sadewo. Keduanya datang berjalan kaki dari kantor DPC PDIP diiringi pendukung.

Sebanyak 50 pendukung masing-masing pasangan calon (paslon) diperbolehkan memasuki gedung Korpri. Untuk memasukinya, tidak mudah, perlu tanda pengenal yang diberikan KPU. Sebelum masuk, semua orang termasuk kedua paslon harus diperiksa tas dan seisinya, serta mengikuti cek metal detector dari Polres Banyumas. Berbagai pagelaran seni pun disuguhkan untuk menghibur kedua paslon dan pendukungnya.

Pengambilan nomor untuk paslon dilakukan pertama oleh pasangan Mardjoko-Ifan. Yang mendapt nomor urut 10. Dan dilanjut pasangan Husein, Sadewo yang mendapatkan nomor 7.

Kedua nomor itu menjadi acuan pengambilan nomor urut paslon. Yang dimulai dari calon bupati Husein dan diikuti calon bupati lainnya, Mardjoko. “Keduanya sudah dapat nomor, Nomor 1 untuk pasangan Mardjoko-Ifan dan nomor 2 untuk pasangan Husein-Dewo,” kata Ketua KPU Banyumas, Unggul Warsiadi.

Unggul mengatakan, nomor urut kedua paslon tersebut akan digunakan sebagai bahan kampanye masing-masing paslon. Yang akan dipasang di TPS, baliho, stiker, poster, dan lainnya.

Sementara itu, Mardjoko mengaku bersyukur mendapat nomor urut satu. “Dengan takdir Allah, nomor satu berarti harus menomorsatukan kebahagiaan masyarakat Banyumas,” kata dia.

Selain itu, nomor satu juga berarti harus menomor satukan kesejahteraan masyarakat Banyumas. Menomorsatukan kebahagiaan masyarakat Banyumas. Rakyat Banyumas menurut dia juga supaya menjadi masyarakat yang berakhlakul karimah, khasanah. Dia juga berharap ditakdirkan menjadi pemimpin yang amanah.

Sedangkan satu paslon lainnya, Husein-Dewo mengatakan dari awal ia mendapat angka 7 dan 2 baginya sangat bagus. Sebab, nomor 7 dia pahami sebagai sebuah pitulungan, dan nomor dua yakni mindo untuk kedua kalinya. “Dua itu sepasang, sepasang sejodo kompak. Mangkat be kompak, apamaning mengkone,” kata Husein.

Usai pengundian dan penetapan nomor urut paslon, kedua paslon tampak berunding di depan pendukung. Tidak berselang lama, keempat calon pemimpin Kabupaten Banyumas menyuarakan Pilkada 2018 sepakat akan berjalan damai dan aman tenteram.

Setelah selesai serangkaian acara pengundian nomor urut, kedua paslon diiringi ratusan pendukung yang sudah bersiap di halaman Gedung Korpri. Mereka berjalan menuju kendaraan masing-masing sembari diiringi yel-yel dan beberapa poster yang sudah disiapkan. ([email protected])