CILACAP, SATELITPOST-Seorang lak-laki yang belakangan diketahui bernama Iwan Nirwana (22) warga Desa Kawunganten, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap memanjat tower BTS setinggi 70 meter di Kawunganten, Senin (8/7/2019). Aksi ini dilakukan oleh Iwan, karena depresi akibat diselingkuhi oleh sang pacar.

 

Aksi Iwan ini menjadi tontonan warga dan pengguna jalan di Jalan Raya Kawunganten. Lelaki yang tidak mengenakan pakaian, ini diketahui naik di atas tower sekitar pukul 08.00 WIB. Selama beberapa jam, Iwan yang hanya mengenakan celana pendek dan juga topi warna hitam dan putih ini bergeming di atas tower.

 

Kasitrantibumas Kecamatan Kawunganten, Wagino mengatakan jika berkali-kali petugas Kepolisian Sektor Kawunganten dan pihak kecamatan membujuk lelaki tersebut. Dia dibujuk menggunakan pengeras suara agar terdengar sampai ke puncak.

 

Sampai juga didatangkan tim Badan SAR Nasional (Basarnas) Pos SAR Cilacap untuk mengevakuasi Iwan. Begitu juga dengan keluarga juga meminta agar Iwan mau turun. Bahkan, sang pacar pun didatangkan untuk ikut membujuk agar turun. “Petugas polisi membujuk pakai pengeras suara, tapi tidak mau turun juga. Informasinya dia melakukan itu karena pacarnya pergi dengan pria lain,” katanya.

 

Setelah dibujuk oleh kekasihnya, Iwan yang juga tampak kelelahan di atas tower akhirnya turun. Iwan tampak kelelahan, pasalnya selain cuaca yang panas, beberapa jam tidak ada asupan makanan dan juga minuman yang masuk ke dalam tubuhnya. Bahkan, sebelumnya dia juga menyayat pergelangan tangannya.

 

Kapolsek Kawunganten AKP Budi Suryanto mengatakan akhirnya Iwan mau turun sekitar pukul 14.45 WIB. Aksi yang dilakukan iwan ini bukan yang pertama kalinya. Ternyata dua tahun lalu juga pernah melakukan aksi yang sama, namun turun dengan sendirinya. “Kalau yang kali ini karena masalah cewek, tadi malam dia mengajak pacarnya untuk jalan, tetapi malah pacarnya pergi dengan orang lain,” katanya.

 

Akibat dicueki pacarnya tersebut, Iwan juga sempat menyayat pergelangan tangannya. Karena tidak mendapat respons, dilanjutkan dengan naik tower sejak pagi. “Saat turun dibawa ke Polsek, lalu di periksa kesehatannya ke Puskesmas karena sempat menyayat tangannya, lalu Kami juga sarankan agar diperiksakan ke Rumah Sakit Jiwa di Banyumas, untuk memulihkan psikisnya,” ujarnya. (ale)