WATER salute menyambut penerbangan perdana TransNusa di Bandara Tunggung Wulung, Senin (11/6). SATELITPOST/RENY TANIA

CILACAP, SATELITPOST-Water Salute atau tembakan meriam air menyambut maskapai penerbangan perdana TransNusa di Bandara Udara Tunggul Wulung, Senin (11/6) kemarin. Pesawat ATR 72 dari Halim Perdana Kusuma ini sampai di Bandara Tunggul Wulung sekitar pukul 07.40 WIB.

Penerbangan ini menandai peluncuran rute Cilacap-Semarang-Cilacap oleh jasa penerbangan TransNusa Aviation Mandiri. Dengan frekuensi tiga kali seminggu penerbangan. Mulai hari Sabtu, Minggu, dan Senin. Dengan penerbangan ini, maka Cilacap-Semarang hanya ditempuh 55 menit.

Penerbangan Cilacap-Semarang 
Cilacap-Semarang  (08.55 WIB sampai 09.50 WIB)
Semarang-Cilacap (10.20 WIB sampai 11.15 WIB)
Penerbangan Sabtu, Minggu, Senin 
Tarif kisaran Rp 300 ribu sampai Rp 980 ribu

Direktur PT TransNusa Aviation Mandiri Bayu Sutanto mengatakan, populasi penduduk Cilacap memiliki potensi yang mendorong kebutuhan transportasi. “Di sini juga banyak kegiatan ekonomi, pelabuhan, pengilangan minyak, PLTU, pabrik semen, dan pertanian lainnya, dan di kelilingi beberapa kabupaten. Walaupun ada transportasi darat, tetap orang butuh kecepatan,” katanya, kemarin.

Sebagai pusat kegiatan ekonomi, Cilacap harus memiliki akses transportasi ke ibu kota provinsi, Semarang dengan cepat dan mudah. Selama ini ketika harus ke Semarang, melalui jalur darat membutuhkan waktu 5-7 jam lebih. Dengan adanya penerbangan ini, maka akan memudahkan birokrasi, pengusaha, dan masyarakat yang akan menuju ke Semarang. “Di Jawa Tengah juga belum ada penerbangan antar kota, dengan adanya penerbangan ini diharapkan bisa membantu kemudahan transportasi masyarakat Cilacap,” katanya.

Saat ini, untuk penerbangan Cilacap-Semarang dimulai pada pukul 08.55 WIB sampai 09.50 WIB, dan dilanjutkan dari Semarang-Cilacap mulai pukul 10.20 WIB sampai 11.15 WIB. Untuk Jakarta-Cilacap, kata dia, saat ini merupakan penerbangan carteran atau borongan. Sedangkan Cilacap-Semarang-Cilacap bisa dibeli di TransNusa. Harga tiket yang ditawarkan, kata dia, sangat kompetitif. Mulai batas bawah Rp 300 ribu sampai Rp 980 ribu. “Jika ke depan animo masyarakat tinggi akan ditambah penerbangan setiap hari,” katanya.

Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji mengatakan, dengan adanya penerbangan Cilacap-Semarang-Cilacap dari TransNusa ini akan memudahkan pekerjaan dari pemerintah, birokrasi, pengusaha dan juga masyarakat.

Baca Juga : Trans Nusa Beroperasi di Tunggul Wulung, Rute Jakarta-Cilacap-Semarang

“Cilacap ini kan lagi membangun dan akan menjadi Cilacap to be Singapura of Jawa. Presiden bahkan sudah pernah menyampaikan, kota ini akan menjadi pusat  industri nasional. Dengan pusat industri nasional, maka harus ada transportasi yang lebih cepat ke Cilacap,” katanya.

Meskipun, ke depan, kata Bupati, akan dibangun jalan tol yang menghubungkan beberapa wilayah. Akan tetapi dengan penerbangan ini akan mempercepat waktu. Sehingga, akan menarik perhatian para investor untuk menanamkan modalnya di Cilacap.

“Pengusaha-pengusaha bakal tertarik datang ke sini dengan adanya kemudahan transportasi ini. Kalau kita ke Semarang, perlu 7-10 jam, ke Jakarta perlu 9-12 jam. Nah sekarang dengan adanya TransNusa cukup 55 menit,” katanya.

Usai dilakukan penyambutan perdana penerbangan TransNusa ini dilanjutkan dengan Joy Flight dari Cilacap-Semarang-Cilacap. Joy Flight ini diikuti oleh Forkompimda, Dinas Perhubungan, GM Pertamina, agen, dan tamu undangan. (ale@satelitpost.com)