Empat orang dipukuli dan satu orang ditusuk. Lukanya di bagian pantat sebelah kanan, kedalamannya 10 cm.

Affan
Pengurus Paguyuban Driver GoJek Cilacap

CILACAP, SATELITPOST-Perselisihan antara ojek pangkalan dengan GoJek berlanjut ke Cilacap. Pengemudi GoJek dipukuli dan ditusuk di terminal Cilacap, Sabtu (23/9) siang sekitar pukul 16.00 WIB.

“Empat orang dipukuli dan satu orang ditusuk. Lukanya di bagian pantat sebelah kanan, kedalamannya 10 cm,” kata Affan, pengurus Paguyuban Driver GoJek Cilacap, Sabtu malam.

Kejadian ini berawal dari pencekikan dan perusakan mobil milik driver GoCar pada Sabtu siang di Jalan Gatot Subroto depan sebuah rumah makan. Saat itu, driver GoCar bernama Gilang mendapat orderan dari dua orang yang masuk dari Hotel Atrium. Kemudian di sekitar RSUD Cilacap, penumpang ini meminta agar berhenti di toko buah.

Namun tiba-tiba dua penumpang mengunci pintu dan mencekik. Gilang lalu berusaha menyelamatkan diri dengan keluar mobil. Saat berlari, Gilang justru diteriaki maling. “Ngga terima, dia balik lagi, malah kaca depan dan belakang mobil dipecah, bahkan digulingkan. Sepertinya ini sengaja dijebak,” katanya.

Setelah kejadian ini, paguyuban melapor ke Polres dan mengisi BAP. Selesai melapor, para driver GoJek pulang lewat terminal Cilacap. Saat itu ada oknum di dalam terminal yang memprovokasi dan menjelek-jelekan GoJek. Beberapa driver GoJek lalu mendekat ke terminal. Namun, saat di terminal mereka disambut dengan suara bernada tinggi hingga memicu ketegangan antara kedua kubu ini.

“Orang terminal minta kami pergi, saat pamitan dan akan pergi, mereka tiba-tiba menyerang dan memukuli kami yang ada di situ. Malah mereka ada yang bilang kalau saya provokatornya,” kata Rido, satu di antara driver yang menjadi korban pemukulan.

Rido yang dipukuli ini pun kemudian lari menuju ke toko pakaian di dekat terminal. Ia berharap ada penjaga toko laki-laki agar bisa mengusir orang yang melakukan pemukulan, namun ternyata semua penjaga toko ini perempuan. “Saya ngumpet di ruang ganti, tapi mereka tetap memukuli dan menendang. Ada sekitar 10 orangan,” katanya.

Atas kejadian tersebut, GoJek sementara waktu akan menonaktifkan aplikasi. Paguyuban juga meminta agar pihak kepolisian menyelesaikan permasalahan kasus hukum yang telah terjadinya.

Sementara itu, Kapolres Cilacap AKBP Yudo Hermanto melaui Kasat Reskrim AKP Agus Supriyadi mengaku masih melakukan penyelidikan terkait kasus penganiayaan tersebut. Hingga saat ini, petugas masih terus mengumpulkan bukti dan keterangan dari korban maupun saksi. “Ini masih penyelidikan. Secepatnya akan kita rilis hasil penanganan kasus ini,” kata AKP Agus Supriadi.(ale_rafter@yahoo.co.id)