Perawat Salah Beri Obat, Pasien Meninggal

Insiden di Tannesee, Amerika Serikat

Sebuah rumah sakit di Tannesee, Amerika Serikat diselidiki otoritas setempat setelah adanya pasien yang meninggal dunia. Pasien berusia 75 tahun yang identitasnya dirahasiakan itu meninggal dunia setelah seorang perawat salah memberikan obat.

Kasus ini sudah terjadi pada akhir tahun lalu namun penyelidikan baru dilaksanakan saat ini. Seperti diberitakan metro.co.uk, akhir pekan lalu, pasien wanita berusia 75 tahun itu  mengalami sakit kepala berkepanjangan, kehilangan penglihatan, dan gejala lainnya.

Sebenarnya perawat diminta untuk memberikan obat anti kecemasan. Namun, sang perawat salah memberikan obat. Perawat malah memberikan obat dengan dosis yang mematikan. Obat tersebut adalah obat yang biasa diberikan pada terpidana mati.

Reaksi obat itu sangat luar biasa. Seseorang yang mendapatkan obat tersebut akan mengalami rasa sakit yang menyiksa dan tubuh terasa terbakar. Pasien pun akan tak bisa mengungkapkan apapun setelah mendapatkan obat tersebut.

Setelah mendapatkan obat tersebut, pasien yang renta itu akhirnya mengalami serangan jantung dan meninggal dunia. “Perawat mengambil sebuah obat, namun malah mengambil obat yang mematikan,” kata Brian Manookian, pengacara yang berspesialisasi dalam kasus kematian yang salah.

Satu di antara hasil penyelidikan yang diketahui adalah bahwa sang perawat kesulitan mencari obat di tempat yang menampung obat-obatan. Akhirnya sang perawat salah mengambil obat dan berakibat kematian pada pasien. (lil)