WAKAPOLRES Banyumas, Kompol Davis Busin Siswara memberikan keterangan usai mengungkap kasus pembunuhan di Pekuncen. SATELITPOST/SANDI YANUAR

PURWOKERTO, SATELITPOST-Satuan Reskrim Polres Banyumas berhasil menangkap pelaku pembunuhan sekaligus pembuangan jenazah Puji Marseno (27), warga Desa Maribaya, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga di Sungai Mbawang, Desa Pekuncen, Kecamatan Pekuncen beberapa waktu lalu. Pelaku sendiri memiliki persoalan gadai kendaraan sehingga nekat menghabisi nyawa korbannya..

Wakapolres Banyumas, Kompol Davis Busin Siswara mengatakan, pelaku pembunuhan bernama Hartoyo (36), warga Desa Jatisawit, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes. Pelaku ditangkap setelah pihaknya berhasil melakukan pelacakan. “Dalam tempo tiga hari, kami berhasil mengungkap identitas korban dan melakukan penangkapan terhadap tersangka saat hendak melarikan diri ke Jakarta menggunakan bus,” kata dia, Jumat (28/11).

Davis mengungkapkan kronoligi pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka. Kasus tersebut bermula pada tanggal 21 November 2019, pelaku dikejar-kejar oleh seseorang bernama Iwan, yakni pemilik rental mobil agar tersangka segera mengembalikan mobil Avanza nomor polisi G 9002 LG. Mobil tersebut sudah digadaikan oleh tersangka kepada korbannya senilai Rp 25 juta.

Kemudian pada hari Jumat tanggal 22 November 2019, pelaku datang ke rumah korban dengan untuk meminjam mobil yang digadai. “Alasan pelaku saat itu, mobilnya hendak dipakai untuk membawa rombongan. Tetapi oleh istri korban tidak boleh. Karena pelaku baru membayar bunga Rp 2,5 juta dan baru membayar hutangnya senilai Rp 2 juta,” kata Davis.

Kemudian, pelaku meninggalkan rumah korbannya dan pergi menggunakan mobil Avanza nomor polisi AA 8875 PD untuk mencari pinjaman ke arah Jatilawang dan Ajibarang. Namun, karena tidak mendapatkan pinjaman kemudian pelaku pergi ke RSUD Ajibarang untuk memarkirkan kendaraannya, kemudian mengambil kabel tape mobil dan dimasukan ke dalam tas pelaku.

Tersangka kemudian naik ojek menuju ke rumah korban. Sekitar pukul 17.00 WIB, pelaku bertemu dengan istri korban dan kembali mengutarakan keinginannya untuk meminjam mobil tersebut. Namun, oleh istri korban diperbolehkan asal diantar oleh korban.

Kemudian korban dan tersangka pergi mengendarai mobil avanza nomor polisi G 9902 LG. Sesampainya di Jalan Raya Pancasan, Ajibarang tersanga miminta pindah tempat duduk di bagian tengah belakang korban dengan alasan akan tidur karena capek. Kemudian melanjutkan perjalanan ke arah Jatilawang.

Sesampainya di Desa Tujung, Kecamatan Jatilawang. Tersangka menyuruh korban memberhentikan mobilnya di tepi jalan, dengan alasan saudara pelaku hendak ikut. Namun, saat korbannya lengah, pelaku langsung mengambil kabel tersebut dan mengaitkannya ke leher korban hingga korban meninggal dunia.

Korban kemudian ditarik ke belakang, tersangka mengambil uang dari dompet korban sedangkan dompet dibuang di daerah Kecamatan Pekuncen. Kemudian korbannya didorong ke sungai Mbawang. Tersangka kemudian mengembalikan mobil tersebut ke Bumiayu. Namun, dari pebuatan tersebut tersangka berhasil dilacak dan ditangkap oleh Sat Reskrim Polres Banyumas.

 

Atas perbuatannya tersangka terancam dengan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP atau Pasal 365 ayat 3 KUHP, dengan ancaman hukuman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun.

Diberitakan sebelumnya, Tim dari Polres Banyumas diturunkan untuk mendalami kemungkinan kasus pembunuhan menyusul penemuan jenazah di Sungai Mbawang, Pekuncen. Penemuan mayat ini sebelumnya menggegerkan warga Pekuncen. Dari data awal yang dihimpun Polres Banyumas, kemungkinan besar jenazah tersebut merupakan korban pembunuhan.

Kasat Reskrim Polres Banyumas, AKP Agung Yudhiawan mengakui menemukan indikasi bahwa jenazah tersebut merupakan korban pembunuhan. Hal ini sesuai dengan hasil autopsi yang dilakukan di RSUD Margono Soekardjo. “Hasil visum pembunuhan, ada jeratan di lehernya,” kata dia.

Tidak hanya melakukan visum saja, pihak kepolisian, saat ini juga behasil mengetahui idenitas pria tersebut. Pria tersebut diketahui bernama Puji Marseno, warga Karanganyar, Kabupaten Purbalingga.(san)