Kepala Satlantas Polres Cilacap Ajun Komisaris Polisi akhamad Nur Ari, meperlihatkan layar pantauan CCTV pada E-TLE di TMC Polres Cilacap, Kamis (7/2)

CILACAP, SATELITPOST- Selama satu pekan pelaksanaan Elektronik-trafict law enforcment (E-TLE) atau tilang elektronik menggunakan Cicuit Close Television (CCTV), sudah ada sebanyak 71 pelanggaran. Satuan lalu Lintas Kepolisian Resor Cilacap sudah mengirimkan surat konfirmasi pelanggaran kepada alamat sesuai data pemilik kendaraan bermotor.

“Dalam sehari rata-rata sepuluh pelanggaran terjadi. Pelanggaran yang ditemukan di lapangan, mulai dari tidak menggunakan helm, melanggar lampu lalu lintas, dan menginjak stop line atau garis berhenti,” ujar Kepala Satlantas Polres Cilacap Ajun Komisaris Polisi Ahmad Nur Ari, SIK pada Kamis (7/2/2019).

Surat dikirimkan kepada alamat sesuai dengan data berdasarkan kendaraan. Dalam surat tersebut tertera pelanggaran yang sudah dilakukan oleh yang bersangkutan, serta bukti potongan gambar pada saat kendaraan tersebut melanggar.

Surat yang diberikan sebagai bukti konfirmasi. Selanjutnya yang bersangkutan diberikan waktu selama satu pekan untuk memberikan konfirmasi kepada Satlantas Polres Cilacap melalui telepon yang sudah tertera. Nantinya, pelanggar akan mendapatkan bukti manual tilang, dan kemudian melakukan pembayaran melalui perbankan.

“Dari 71 pelanggar, yang sudah mengonfirmasi baru sekitar 15 persen, atau sekitar 11 orang. Di antaranya ada yang pada saat itu kendaraan digunakan oleh anaknya, oleh keluarganya, dan ada yang menyampaikan jika kendaraan sudah terjual, namun masih menggunakan alamat dari data awal kendaraan,” katanya.

Kasatlantas mengatakan, meskipun sudah bukan milik yang bersangkutan, bukan berarti dengan tidak bisa tindakan. Satlantas berkerjasama dengan Samsat untuk melakukan pemblokiran STNK kendaran sementara. Pemblokiran ini nantinya juga akan dilakukan apabila dalam satu pekan lebih yang bersangkutan tidak memberikan konfirmasi kepada Satlantas.

“Pada saat melakukan pembayaran pajak,  mereka akan diberitahu jika sudah melakukan pelanggaran dengan memperlihatkan surat konfirmasi tembusan ke Samsat. Karena itu kami juga mengimbau kepada masyarakat jika sudah membeli kendaraan milik orang lain, untuk segera diproses balik nama,” ujarnya.

Saat ini ada dua titik CCTV yang ditempatkan oleh Satlantas Polres Cilacap, yakni di pesimpangan jalan terminal Cilacap, serta di persimpangan jalan Alun-alun Cilacap. Meski ada di dua tempat, tetapi bisa memantau sebanyak 8 titik, masing-masing 4 titik persimpangan jalan. Untuk di persimpangan terminal, bisa memantau titik Jalan Gatot Subroto dari arah Blumun, Jalan Gatot Subroto dari arah kota, Jalan Kalimantan dan juga Jalan Flores. Sedangkan di alun-alun, bisa memantau Jalan A Yani, Jalan Jendera sudirman depan Kodim 0703 Cilacap, Jalan Jenderal Sudirman depan Taman Zebra dan juga jalan arah Pendapa. Pasalnya, kamera yang digunakan menggunakan kamera 360 derajat. (ale)