AJIBARANG, SATELITPOST – Sebuah sepeda tengah menjadi perbincangan hangat sejumlah warga dua desa di Kecamatan Ajibarang beberapa hari belakangan. Sepeda misterius tersebut konon sudah empat bulan sepeda itu mengonggok di wilayah perbatasan dua desa yakni Desa Karangbawang dengan Desa Darmakeradenan. Sepeda itu pun tak diketahui siapa pemiliknya. Warga pun tak ada yang berani memindahkan karena takut terjadi apa-apa.

‎Berbagai cerita misterius pun berkembang sejak adanya sepeda berwarna biru tersebut. Warga menyebut sepeda “jengky” itu merupakan sepeda hantu karena sudah terparkir lama namun tidak ada pemiliknya. Bahkan, pernah ada warga yang mencoba memindahkan sepeda namun dia mengaku dihantui mimpi buruk untuk mengembalikan sepeda ke tempat semula. Cerita lainnya, ada warga yang pernah melihat roda sepeda berputar sendiri tanpa ada orang di sekitarnya.

Baca Juga: Motor Misterius Ini Ditemukan di Perkebunan Warga Purbalingga, Milik Siapakah?

“Ada juga warga yang mengaku melihat empat anak duduk dan bermain di atas sepeda itu. Dia mengaku melihat pada pukul 01.00 WIB saat melintas di jalan itu. Katanya terlihat jelas oleh lampu motornya,” kata Seno (38) warga Desa Darmakeradenan, Jumat (2/3).

Sementara, menurut warga Desa Karangbawang, Darsim (43) sepeda misterius yang terparkir di perbatasan desa tersebut merupakan milik seorang kakek yang mengaku warga Kota Tegal. Sebelum kakek tersebut meninggalkan sepedanya di dekat depo pasir ia berpesan agar saat dia pergi sepeda jangan dipindahkan. “Kakek itu mengaku akan pergi ke Gumelar, namun sudah empat bulan lebih sepeda tidak diambil-ambil,” katanya.‎

Sampai saat ini, tidak ada seorang warga pun yang berani memindahkannya. Menurut mereka, karena sudah lama ditinggal di jalan yang sepi sepeda tersebut sudah dikuasai makhluk halus.‎

Sepeda itu kini masih terparkir di jalan desa antara Desa Karangbawang dengan Desa Darmakeradenan. Warga maupun pengendara yang melintas di jalan tersebut masih bisa melihat sepeda misterius ini terparkir. Keberadaan sepeda misterius masih menjadi perbincangan warga. Sebagaian percaya cerita yang berkembang, sebagian lainnya masih meragukan. Sepeda ini pun masih menjadi misteri siapa dan dimana pemiliknya. (triono yulianto)