Petugas memotong pohon yang roboh karena longsor di jalur Banjarnegara-Karangkobar, Kamis (8/2).
Petugas memotong pohon yang roboh karena longsor di jalur Banjarnegara-Karangkobar, Kamis (8/2).

BANJARNEGARA, SATELITPOST-Hujan deras mengakibatkan tebing setinggi 10 meter di Desa Paweden, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara longsor, Kamis (8/2) petang. Material longsor itu menutup jalur alternatif Banjarnegara menuju Pekalongan.

Koordinator RAPI Tedjo Soemarno mengatakan, akibat longsoran tebing tersebut, arus lalu lumpuh alias lintas macet total. Untuk itu dia bersama tim RAPI mencoba melakukan koordinasi dengan jajaran polisi untuk mengalihkan jalur. Sehingga, katanya, para pengendara tidak terjebak pada longsoran yang ada di Paweden.

“Hingga saat ini (kemarin sore, red), di lokasi kejadian masih turun hujan, petugas yang membersihkan juga harus ekstra hati-hati,” katanya kepada SatelitPost.

Kalakhar BPBD Banjarnegara Arief Rahman mengatakan, longsoran tebing tersebut menyebabkan jalan tertimbun material hingga lebih dari 1 meter. Warga bersama tim dari BPBD, RAPI, TNI, Polri berusaha membersihkan material guna membuka akses jalan.

“Tidak ada korban jiwa dari kejadian ini, saat ini tim gabungan masih melakukan pembersihan material,” katanya kemarin.

Nurohman, warga Desa Paweden mengatakan, kejadian tersebut bermula ketika wilayah Karangkobar diguyur hujan sejak Kamis (8/2) siang. Puncaknya sekitar pukul 17.00 WIB, tebing setinggi yang berada di Desa Paweden longsor dan menutup jalan.

“Hujannya beras, tiba-tiba tanahnya ambruk dan menutup jalan. Kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas dari kedua arah macet, warga berusaha membuka jalur dengan alat seadanya,” katanya.

Menurutnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun material longsoran menutup jalan Banjarnegara-Karangkobar yang merupakan jalur alternatif menuju Kabupaten Pekalongan.([email protected])