DOHA, SATELITPOST-Samuel Eto’o saat ini sudah sangat berumur sebagai pemain sepak bola karena sudah berusia 38 tahun. Dia kini membela klub asal Qatar, Qatar SC. Semasa jayanya, Eto’o berkibar bersama Barcelona.

 

Namun, saat di Barcelona, Eto’o berseteru dengan pelatih Barcelona saat itu, Pep Guardiola. Cerita lama ini kembali diungkit Eto’o kepada media Spanyol, marca. Pemain asal Kamerun itu pernah dilatih Pep Guardiola di Barcelona pada musim 2008-2009. Saat itu, Barcelona berhasil menjadi juara Liga Champions.

 

Eto’o pernah berujar pada Pep agar sang pelatih itu meminta maaf. Pep saat itu menilai bahwa keberhasilan Barcelona karena faktor Lionel Messi. Menurut Eto’o, Barcelona bisa jadi juara karena dirinya. “Messi baru datang belakangan. Silakan tanya pada Xavi, Iniesta, atau pemain lainnya. Bahwa saat itu adalah era saya,” kata Eto’o.

 

Di final Liga Champions 2009, Barcelona menang 2-0 atas Manchester United. Dua gol Barcelona dibuat Eto’o dan Messi. Selain itu, Eto’o menjelaskan bahwa saat pertama melatih Barcelona, Pep merasa tal nyaman dengan kehidupan pemain yang berkelompok dengan Eto’o.

Bahkan, di akhir musim 2008-2009, Pep pun meminta Barcelona menjual Eto’o. “Saat itu pengacara saya bilang bahwa Barcelona akan menjual dirinya. Lalu saya tanya, ‘Benarkah?’. Pengacara saya membenarkannya seraya mengatakan bahwa Pep yang meminta pada manajemen Barcelona untuk menjual saya,” ujar Eto’o.

 

Belakangan kemudian diketahui jika Eto’o berlabuh ke Inter Milan. Bersama Inter Milan, Eto’o kembali merasakan gelar juara Liga Champions musim 2009-2010. Istimewanya lagi, Eto’o ikut merasakan kemenangan Inter atas Barcelona di semifinal Liga Champions 2009-2010. (lil)