Soccer Football - Premier League - Newcastle United v Manchester United - St James' Park, Newcastle, Britain - January 2, 2019 Manchester United interim manager Ole Gunnar Solskjaer gestures Action Images via Reuters/Lee Smith EDITORIAL USE ONLY. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or "live" services. Online in-match use limited to 75 images, no video emulation. No use in betting, games or single club/league/player publications. Please contact your account representative for further details.

Usai Kalah dari Barcelona

Ajang Liga Champions

MANCHESTER, SATELITPOST-Manchester United (MU) kalah 0-1 dari Barcelona di babak 8 besar Liga Champions leg pertama, Kamis (11/4) dinihari WIB. Sekalipun kalah, pelatih MU Ole Gunnar Solskjaer mengatakan bahwa timnya masih berpeluang lolos ke semifinal.

 

 

Bermain di kandang sendiri, MU tak mampu mengancam gawang Barcelona. Dikutip livescore, selama 90 menit, MU tak mampu memiliki peluang emas. MU hanya bisa melakukan tujuh tembakan yang tak on target. Sementara, Barcelona memiliki tiga peluang emas untuk menjebol gawang MU.

 

 

Untuk urusan penguasaan bola, MU juga kalah jauh dari Barcelona. MU menguasai bola hanya 39 persen, sementara Barcelona menguasai bola sampai 61 persen. Di laga itu, satu-satunya gol Barcelona dibuat melalui gol bunuh diri pemain MU Luke Shaw. Gol itu bermula dari umpan Lionel Messi yang ditanduk Luis Suarez. Tandukan Luis Suarez menyenggol badan Shaw hingga kemudian bola masuk ke gawang MU di menit 12.

 

 

Pelatih MU Ole Gunnar Solskjaer mengatakan, di awal pertandingan, anak asuhnya bermain buruk karena bermain lambat dan grogi. Namun, setelah kebobolan, MU bermain lebih bagus. Sayangnya, tak bisa menjebol gawang Barcelona. “Kami mengawali pertandingan dengan tidak bagus. Di sisi lain, Messi dan Suarez melakukan aksi luar biasa, tapi ditolong oleh Shaw sehingga gol. Namun, perlu diingat kami masih memiliki peluang,” ujar Solskjaer seperti diberitakan BBC.

 

 

Jika mengacu pada babak 16 besar, MU memang masih memiliki peluang. Di babak 16 besar Liga Champions leg pertama kala itu, MU kalah 0-2 dari Paris Saint-Germain (PSG). Namun, di leg kedua di kandang PSG, MU mampu menang 3-0.

 

 

Di babak 8 besar kali ini, MU juga akan berlaku sebagai tamu pada leg kedua, pekan depan. Namun, tentu saja MU harus bekerja lebih keras agar bisa mengalahkan Barcelona. Apalagi, Barcelona akan didukung oleh puluhan ribu pendukungnya sendiri.

 

Sementara itu, pelatih Barcelona Ernesto Valverde mengatakan, laga melawan MU adalah laga yang sulit. Namun, Barcelona mengakhiri laga tersebut dengan bahagia karena mendapatkan kemenangan. Sekalipun menang di leg pertama, Valverde tak mau berpuas diri.

 

Dia mengatakan, babak 8 besar belum usai karena masih ada leg kedua. Valverde mengingatkan anak asuhnya agar waspada dengan MU di leg kedua. Sebab, MU memiliki rekam jejak yang bagus di leg kedua, seperti saat menyingkirkan PSG di babak 16 besar Liga Champions musim ini.

 

Sementara itu, Valverde juga menyayangkan insiden bintang Barcelona Lionel Messi dan bek MU Chris Smalling. Insiden itu membuat Messi mengalami pendarahan di wajah. Diketahui, setelah insiden tersebut Messi merasa tak nyaman. Valverde tak mengetahui apakah memar di wajah Messi akan berdampak pada kondisi fisiknya secara keseluruhan. “Kita akan lihat nanti. Messi itu kuat, tapi luka memar itu cukup mengkhawatirkan,” ujar Valverde seperti diberitakan marca.

 

 

 

Kemenangan Barcelona atas MU di Old Trafford ini membuat Barcelona mencetak sejarah baru. Untuk pertama kalinya Barcelona bisa mengalahkan MU di Old Trafford. (kholil@satelitpost.com)