AKSI striker Argentina Sergio Aguero (kanan) ditempel bek Paraguay Ivan Piris. ANT RTR

BELO HORIZONTE, SATELITPOST-Argentina masih tertatih-tatih di ajang Copa America 2019. Setelah kalah 0-2 di laga pertama melawan Kolombia, Argentina pun belum mendapatkan kemenangan di laga kedua. Argentina hanya bermain seri 1-1 melawan Paraguay, Kamis (20/6/2019).

 

Di laga melawan Paraguay, pelatih Argentina Lionel Scaloni melakukan beberapa perubahan. Lautaro Martinez dimainkan di lini depan menggantikan Sergio Aguero. Rodrigo De Paul menggantikan posisi Angel Di Maria. Roberto Pereyra juga dimainkan sebagai starter.

 

Namun, perubahan itu tak mengubah keadaan. Bahkan, di babak pertama Argentina tertinggal 0-1. Di menit 37 pemain Paraguay Richard Sanchez menjebol gawang Argentina. Karena tertinggal di babak pertama, Scaloni membuat perubahan. Sergio Aguero dimasukkan di babak kedua. Serangan Argentina pun membaik. Argentina bisa menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti Lionel Messi di menit 57. Di menit 62 Paraguay memiliki kesempatan untuk kembali unggul. Namun, Derlis Gonzalez gagal menjebol gawang Argentina melalui tendangan penalti. Skor 1-1 bertahan sampai laga selesai.

 

Lionel Scaloni mengakui bahwa di babak pertama timnya tak bermain bagus. Di babak pertama Scaloni memainkan beberapa pemain yang tak jadi starter kala melawan Kolombia. “Kami tak mampu mengontrol pertandingan dan tak bisa mengkreasikan serangan,” ujarnya di espn.

 

Dia mengatakan, sebenarnya rencana permainan yang akan dia terapkan sudah sangat jelas. Namun, rencana tersebut tak berjalan di lapangan. “Kami sering kehilangan bola di babak pertama,” kata mantan pemain Atalanta tersebut.

 

Scaloni mengatakan, yang lebih menyesakkan adalah ketika Paraguay bisa mencetak gol pada serangan pertama. Menurutnya, gol itu berpengaruh pada mental pemain Argentina. Dia mengatakan, di babak kedua timnya bermain lebih baik. Namun, sayangnya hanya satu gol yang bisa diciptakan.

 

Sementara kapten Argentina Lionel Messi mengatakan, dirinya frustrasi Argentina tak bisa mendapatkan kemenangan. Padahal, jika bisa mengalahkan Paraguay, jalan menuju perempatfinal lebih terbuka lebar. “Kami tahu saat ini kami dalam kondisi sulit. Namun, kami akan berusaha menjadi tim yang lebih baik di laga selanjutnya,” ujarnya.

 

Dia mengatakan, di laga selanjutnya melawan Qatar, Argentina harus bisa menang. Menurutnya, sangat gila jika Argentina gagal menang melawan Qatar dan kemudian gagal lolos ke babak gugur. Pertandingan melawan Qatar yang akan dilaksanakan Minggu (24/6/2019) mulai pukul 02.00 WIB akan sangat menentukan bagi Argentina.

 

Argentina akan lolos ke perempatfinal sebagai runner up grup B jika mampu mengalahkan Qatar dan di laga lain Paraguay gagal mengalahkan Kolombia. Jika Argentina menjadi runner up grup B, maka di babak perempatfinal akan melawan runner up grup A.

 

Jika Paraguay bisa mengalahkan Kolombia dan Argentina menang atas Qatar, maka Argentina tinggal berharap menjadi posisi tiga terbaik di antara grup lain. Jika menjadi posisi tiga terbaik, Argentina akan melawan juara grup A atau juara grup C di babak perempatfinal. (kholil@satelitpost.com)