SKUAD PERSIBAS BANYUMAS.

PURWOKERTO, SATELITPOST-Ketua Persibas Banyumas, Supangkat menegaskan, jajarannya akan berjuang sekuat tenaga untuk mendapatkan keadilan dari Komisi Disiplin yang menjadi pengadil dalam sengketa antar klub di Liga 2.

Hal ini disampaikannya usai menegaskan bahwa Persibas akan melayangkan tuntutan terkait dugaan kecurangan yang dilakukan oleh Persibat Batang. “Jadi ada indikasi kuat Persibat menggunakan pemain yang dilarang bermain. Pemain tersebut digunakan saat melawan Persibas dan Persijap Jepara,” kata Supangkat kepada SatelitPost kemarin.

Supangkat mengatakan, tuntutan ini sudah dilayangkan ke Komdis. Sekarang, Persibas tinggal menunggu jawaban dan keputusan dari komisi yang berhak menjatuhkan hukuman bagi tim pelanggar aturan.

Langkah Persibas lanjut Supangkat mendapatkan dukungan dari Persijap Jepara. Jadi, tuntutan tersebut sebenarnya diusung oleh dua kesebelasan secara langsung, Persibas dan Persijap. “Kami koordinasi dengan Persijap terkait tuntutan ini,” kata dia.

Supangkat mengatakan, tuntutan tidak langsung dilayangkan pascapertandingan beberapa waktu lalu. Sebab, Persibas dan Persijap harus berkoordinasi dahulu untuk mengumpulkan alat-alat bukti yang mendukung indikasi tersebut.

Supangkat menegaskan, jajarannya hanya berharap Komdis memberikan hukuman yang setimpal terhadap pelaku kecurangan ini. “Kita dan Persijap menjadi korban. Yang paling parah adalah Persijap. Jadi, kalau Komdis tidak tebang pilih, kita akan sangat bersyukur,” ujar Supangkat.

Diberitakan sebelumnya, dalam pertandingan yang terindikasi ada kecurangan ini, Persibas harus menelan kekalahan pahit di kandang Persibat. Kehilangan tiga poin dalam pertandingan tersebut membuat langkah Persibas di Liga 2 terhenti di peringkat kelima.(pan)