AKTIVITAS di Lapangan Udara Jenderal Besar Soedirman Purbalingga beberapa waktu lalu. Lapangan udara ini nantinya akan di bangun menjadi bandara komersil di tahun 2018.DOK SATELITPOST/AMIN WAHYUDI

PURBALINGGA, SATELITPOST-Selain menjadi pemborong dan pengelola adanya Bandara Besar Jenderal Soedirman nanti, PT Angkasa Pura juga akan mendirikan hotel di Kabupaten Purbalingga. Tidak hanya Hotel Angkasa Pura, ada dua investor lain yang juga melirik untuk mendirikan hotel di Kota Perwira ini, menyusul adanya bandara komersil.

Rencananya untuk Bima Grand Hotel akan dilakukan groundbreaking pada bulan Maret 2018 ini

Tasdi
Bupati Purbalingga

“Hotel Angkasapura dengan investor PT Angkasa Pura, akan dibangun di dekat bandara Jenderal Soedirman. Tentunya akan dilengkapi fasilitas untuk mencukupi akomodasi bagi PT Angkasa Pura, juga untuk mendukung kebutuhan akomodasi bagi wisatawan, bisnis ataupun masyarakat umum,” kata Bupati Purbalingga, Tasdi, Kamis (1/3).

Baca Juga: Bandara Soedirman Dibuka 2019

Selain Hotel Angkasa Pura, dua lainnya yakni Bima Grand Hotel dan Suit Garden Hotel. Bima Grand Hotel merupakan hotel berstandar bintang tiga plus. Investasi sebesar Rp 150 miliar  rencana akan dibangun di Jalan S Parman, dengan investor dari Jakarta. Kemudian Suit Garden Hotel, yang merupakan hotel standar bintang tiga. Rencana akan dibangun di Desa Panican, Kecamatan Kemangkon. Jumlah investasi sama yakni investor lokal dengan nilai investasi Rp 150 miliar.

“Rencananya untuk Bima Grand Hotel akan dilakukan groundbreaking pada bulan Maret 2018 ini,” ujarnya.

Baca Juga: MoU Bandara Jenderal Soedirman Ditandatangani

Terpisah, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Drs Jarot Sopan Riyadi mengatakan pembangunan bandara Jendral Besar Soedirman (JBS) akan mempercepat pertumbuhan ekonomi. Adanya JBS, akses dari wilayah eks-Karesidenan Banyumas ke kota lain juga semakin cepat dan mudah.

“Ada banyak peluang investasi dengan hadirnya JBS, geliat ekonomi akan semakin pesat, berkembangnya industri dan perdagangan sebagai penghasil devisa, kunjungan wisata dan kesempatan lapangan kerja, selain itu, pergerakan orang dan barang akan meningkat sehingga meningkatkan volume perdagangan,” katanya. ([email protected])