PARA Petani di wilayah Cilacap Selatan saat memanen padi, Senin (12/3).SATELITPOST/CR2

CILACAP, SATELITPOST-Produksi panen raya di Kabupaten Cilacap meningkat secara signifikan. Dari 24.949 hektare lahan persawahan yang tersebut di 24 kecamatan, rerata memproduksi 6-7 ton gabah kering giling per hektare.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap melalui Kepala Bidang Pertanian, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Erma Syahyuni mengatakan, membenarkan jika panen raya tahun ini jauh lebih bagus dibandingkan tahun sebelumnya.

“Dulu paling tinggi 6 ton. Untuk saat ini, berdasarkan sempel perhitungan produksi di beberapa kecamatan yang panen cukup ada kenaikan yang signifikan, cukup tinggi,” ujarnya.

Menurutnya, kenaikkan produksi tersebut tak lepas dari pendampingan dari penyuluh dalam mengawal teknologi budidaya padi, varietas yang digunakan tepat dan adanya percepatan tanam sehingga menekan hama penyakit termasuk pengawalan dari petugas pengamat hama.

Pada panen bulan Februari 2018 saja, dari 10.887 hektare lahan yang dipanen bisa mencapai produksi 68.517 ton. Bahkan dari angka tersebut terhitung surplus 29.074 ton.

“Penen raya kita target di bulan Maret dan  kemarin kan ada percepatan tanam sehingga capaian panen ini bisa melebihi apa yang ditargetkan. Karena yang harusnya panen April bisa panen Maret. Ada 24.949 hektare, kalau rata rata 6 ton per hektare tinggal dikalikan,” kata dia.

Dengan angka tersebut produksi padi di tahun 2018 diharapkan bisa melampaui target.(cr2)