DEPUTI Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan OJK, Jalius, sedang menyampaikan materi seputar pentingnya literasi keuangan bagi para pelaku UMKM, Selasa (6/2).SATELITPOS/CR

PURWOKERTO, SATELITPOST-Banyak pelaku UMKM di Indonesia, masih mengalami kendala dalam mengembangkan usahanya. Padahal, UMKM berperan penting dalam pertumbuhan perekonomian nasional.

PLT Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Purwokerto, Sumarlan mengatakan, hal itu terjadi karena  masih rendahnya tingkat literasi keuangan para pelaku UMKM.

“Rendahnya indeks literasi keuangan, mengakibatkan masih kurangnya pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan oleh masyarakat. Saat ini, hanya mencapai 67,8 persen,” kata Sumarlan, dalam acara seminar sekaligus penyuluhan di Kantor OJK Purwokerto, Selasa (6/2).

Dalam agenda yang diselenggarakan OJK dengan tema Edukasi Keuangan Bagi Komunitas UMKM itu, Sumarlan mengatakan, tingkat literasi keuangan masyarakat yang masih rendah ini, menjadi tantangan sekaligus peluang bagi industri keuangan di Indonesia.

“Lembaga jasa keuangan, harus berperan aktif membuat masyarakat memahami manfaat dari lembaga ini,” katanya.

Tak kurang dari 125 peserta dari komunitas UMKM di Banyumas, hadir dalam kegiatan tersebut. Jalius, Deputi Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan OJK, dihadirkan sebagai pembicara. (cr)