DEMI mengejar harga yang lebih murah, Aston Martin menambahkan varian baru untuk model DB11. Bila sebelumnya hanya datang dengan mesin V12 berkubikasi 5.2L twin-turbocharged, kali ini ada pilihan mesin yang lebih kecil.

Menariknya, pilihan mesin kecil V8 4.0L twin-turbo yang digunakan merupakan milik Mercedes-AMG. Memang sejak 2013, keduanya sudah menjalin kerja sama, bahkan fitur pada DB11 identik dengan AMG.

“DB11 adalah mobil paling lengkap dan canggih yang pernah kami produksi. Dengan pilihan mesin V8, kita memperluas daya tarik DB11 dengan menawarkan mobil dengan harga yang lebih terjangkau meski tetap dibekali dengan performa luar biasa dan karakter yang membedakan Aston Martin dengan merek lainnya,” ucap bos besar Aston Martin, Andy Palmer yang dilansir Motor1 dan diberitakan Kompas.com.

Mesin V8 4.000 cc AMG yang disematkan pada DB11 memiliki tenaga 503 tk dan torsi 695 Nm. Bila dibandingkan dengan mesin 5.2L, lumayan jauh bedanya, karena dapur pacu mesin orisinil ini mampu menghasilkan tenaga hingga 600 tk dan torsi sebesar 700 Nm. Akan tetapi bukan berarti mesin kecil tidak memiliki kemampuan lebih. Contohnya dalam hal bobot, DB11 blasteran AMG ini memiliki berat yang lebih ringan, yakni 1.860 kg, selisih 114 kg dibandingan V12.

Selain mesin, perbedaan signifikan lainnya ada pada sistem saluran hisap udara atau air intake, desain knalpot, lalu ECU yang menggunakan software terbaru. Sedangkan dari harga, untuk DB11 AMG dipasarkan sebesar 198.995 dolar Amerika, atau sekitar Rp 2,6 miliar, selisih Rp 235 jutaan dengan model V12. (dil)