Perajin aksesoris asmat lumbir

Mungkin banyak yang tak mengira, kerajinan bermotifkan Suku Asmat yang dijual di Joger, Bali merupakan hasil karya dari perajin di sebuah desa di Kabupaten Banyumas. Mad Ropingi (55), pemilik kerajinan berbahan tanah liat bermotifkan Suku Asmat asal Kecamatan Lumbir, Banyumas, sudah memulai usahanya sejak tahun 2000.

Perajin aksesoris asmat lumbir

Kerajinan yang dibuat di tempat usahanya berbagai macam, dari gantungan kunci, asbak unik, tempat pulpen, tempat lilin, sepasang patung laki-laki dan perempuan suku asmat, topeng wajah suku asmat dan motif lainnya.

Perajin aksesoris asmat lumbir
Perajin aksesoris asmat lumbir

“Alhamdulillah, sebulan saya bisa menghasilkan omzet mencapai Rp 10 juta”, Kata Ropingi. Di tempat usahanya, ia mempekerjakan sekitar 10 karyawan yang merupakan tetangga satu desa. Dari kerajinannya pula yang mengantarkan Ropingi mengikuti berbagai kegiatan pameran kerajinan daerah di kota-kota besar.

Foto dan teks : Anang Firmansyah