‎Di Kota Satria ada beragam komunitas, mulai dari komunitas lifestyle, musik, otomotif, hobi dan lainnya. Berbeda dengan satu komunitas yang ada di Kecamatan Kembaran ini, Komunitas Sahabat Anak Yatim (Komunitas SAE) Purwokerto.

Dari namanya saja, sudah menggambarkan komunitas tersebut bergerak dalam bidang apa. Tentunya bukan musik atau otomotif atau lainnya. Tapi sekumpulan orang yang concern terhadap anak yatim duafa di Kota Satria.

Komunitas yang sudah diikuti sebanyak 20 orang ini berdiri awal tahun 2017. ‎Koordinator Komunitas SAE Purwokerto, M Afan Zen, mengatakan komunitas tersebut terbentuk dengan satu pandangan dan satu tujuan, berbagi bersama.

Komunitas tersebut menurut dia didirikan sebagai wadah masyarakat yang tergerak hatinya melihat permasalahan sosial, yakni kemiskinan. Satu di dalamnya adalah anak yatim tidak mampu.

“Sementara di lain sisi, ternyata banyak masyarakat sekitar kita uang belum secara rutin menyisihkan sebagian kecil dari rezekinya untuk duafa. Makanya kami mengajak dan merangkul masyarakat untuk terlibat langsung dalam kegiatan Komunitas SAE maupun menjadi donaturnya,” kata dia.

Afan mengatakan, komunitas tersebut sangat terbuka untuk siapa pun. Bagi masyarakat maupun pe‎giat sosial menurutnya sangat bisa bergabung dalam komunitas tersebut tanpa syarat khusus.

Sebab, komunitas tersebut merupakan sebuah perkumpulan orang yang mempunyai tujuan sama. Untuk bersama berbagi meringankan beban‎ sesama dengan sedekah bersama atau rombongan.

Sehingga, siapa pun yang ingin bergabung, syaratnya hanya minimal mempunyai pemahaman yang sama dengan tujuan komunitas SAE. Selain itu, setiap anggota komunitas SAE juga melakukan hal serupa, yakni sedekah setiap bulannya.

Karena, sesuai dengan tujuan komunitas tersebut menjadi sarana beribadah pada Allah. Melalui membantu menyantuni anak yatim kurang mampu. “Kami ingin mengajak masyarakat luas untuk lebih peduli dan mau berbagi sesama. Khususnya kepada anak yatim tidak mampu,” katanya.

Santuni Anak Yatim Rutin Setiap Bulan

Komunitas Sahabat Anak Yatim Purwokerto

Komunitas SAE Purwokerto memiliki kegiatan rutin, yakni memberikan santunan setiap bulannya untuk anak yatim kurang mampu. Santunan akan diberikan kepada anak yatim dengan mendatangi langsung ke rumah anak tersebut.

Selain santunan, menurut dia, komunitas tersebut juga memiliki agenda yang menyesuaikan momen. Seperti momen puasa atau Lebaran, selain santunan juga akan memberikan bingkisan Lebaran.

“Momen sekolah kemarin, kami memberikan paket perlengkapan sekolah tanggal 30 Juli,” kata dia.

‎Ke depannya, Afan mengatakan, rencana akan bekerjasama dengan lembaga lain untuk memberikan pelayanan kesehatan. Sehingga apabila asa keluarga dari anak yatim tersebut sakit dan memerlukan ambulans, bisa memanfaatkan ambulans gratis dari lembaga bersangkutan. (alfisatelitpost@gmail.com)‎