ILUSTRASI

Kanker serviks atau kanker leher rahim adalah kanker yang menyerang organ bagian depan rahim atau peralihan antara rahim dan vagina. Cikal bakal penyebab kanker serviks adalah sebuah virus bernama human papillomavirus (HPV).

“Virus tersebut menyebabkan infeksi menular seksual hingga akhirnya menyebabkan kanker serviks pada wanita,” kata Kristoforus Hendra Djaya SpPD seorang Disease Prevention Expert yang juga CEO In Harmony Vaccination yang fokus dengan pencegahan penyakit melalui vaksinasi dewasa di Jakarta, Semo (12/6) seperti yang dikutip dari Tribunnews.com.

Kanker serviks di Indonesia telah menyumbang kematian yang cukup besar bagi para wanita di tanah air. Dari data Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan RI, 58 wanita setiap harinya rata-rata terkena Kanker Serviks dan 26 wanita diantaranya meninggal dunia.

“Kanker serviks proses hingga menjadi kanker mematikan berkisar 3 hingga 17 tahun sehingga kanker serviks cenderung tidak diketahui keberadaannya dan tidak bergejala,” katanya.

Pemberian vaksin HPV bisa dilakukan untuk pencegahan, bahkan bisa berfungsi sebagai pencegahan hingga 14 tahun,” ujarnya.

Saat ini ada dua jenis vaksin yaitu Gardasil dan Cervarix. Vaksin Gardasil memberikan perlindungan infeksi empat virus penyebab kanker serviks dan kulit kelamin yang bisa digunakan pria dan wanita.(gst)