PURWOKERTO, SATELITPOST-Haya dalam kurun waktu tiga hari saja, Samsat Banyumas telah menarik 1.748 objek atau pemilik kendaraan untuk mengikuti pemutihan denda pajak kendaraan bermotor yang sedang berlangsung saat ini.

“Terhitung sejak tanggal 21-23 Agustus 2017 sudah ada 1.748 objek, yang tersebar di Samsat Induk 993 objek, drive true 427 objek, samsat keliling APV 117 objek, samsat keliling bis 59 objek, di samsat Paten Sokaraja 152 objek, dan ada yang balik nama sebanyak 292 objek,” kata Kepala Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) Banyumas, Madiyono Saputro, kepada SatelitPost, Jumat (25/8).

Pemutihan tersebut berlangsung dari tanggal 21 Agustus-30 November 2017 sedangkan untuk balik nama hingga 30 Desember 2017. Antusiasme masyarakat tersebut menurut Madiyono karena sekarang masyarakat lebih mudah membayar pajak kendaraan. “Pembayaran pajak tahunan kan tidak harus di Samsat Induk, kecuali yang lima tahunan. Sekarang masyarakat bisa membayar dimana-mana. Tidak seperti tahun kemarin dimana Samsat Induk ramai saat pemutihan,” ujarnya.

Pemutihan tahun ini seperti tahun-tahun sebelumnya, menurut Madiyono, pemilik kendaraan hanya dikenakan membayar pajak pokok, sedangkan denda-denanya akan dihapuskan. “Begitupula premi Jasa Raharja, yang mana hanya membayar pokoknya saja, dendanya ikut dibebaskan atau dikenakan denda tahun berjalan,” kata dia.

Untuk target tahun ini ada sebayak 44 ribu objek kendaraan yang mengikuti pemutihan dengan pendapatan diperkirakan Rp 11 miliar. “Target tersebut target minimumnya, kemungkinan akan melebihi target jika dilihat dari antusiasme masyarakat yang ada di Kabupaten Banyumas,” ujarnya.

Untuk stok blangko Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) masih banyak di Samsat Banyumas. Tidak hanya itu, untuk stok plat kendaraan juga sudah ada dan cukup untuk pemutihan tahun ini. “Kalaupun sampai kehabisan akan segera kami tambah lagi. Mereka yang belum menerima nantinya akan kami mintai nomor telephone kemudian jika sudah selesai dibuat akan dihubungi oleh kami untuk mengambil,” kata dia.(san)