Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa memberikan keterangan terkait polemik taruna Akmil Enzo Zenz Allie di Mabes TNI AD, Jakarta, Selasa (13/8).suara.com

JAKARTA, SATELITPOST-Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat mengeluarkan 15 orang tarunanya karena gagal menjalani pendidikan Akademi Militer (Akmil). Di antara mereka yang dikeluarkan ada yang tidak lolos tes ideologi.

 

Sebanyak 15 orang itu dikeluarkan sepanjang 5 tahun terakhir. Itu dijelaskan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa.

 

“Kami keluarkan karena berbagai alasan. Ada yang karena kesehatannya, ada yang mereka tidak bisa mengikuti standar, ada yang karena jasmaninya dan juga ada yang karena mental ideologinya,” kata Andika saat jumpa pers di Mabesad, Jakarta, Selasa (13/8) dikutip dari suara.com.

 

Ia memaparkan jumlah taruna yang dikeluarkan selama lima tahun terakhir sebanyak 15 orang. Pada tahun 2014, ada tiga orang taruna akademi militer yang dikeluarkan sebelum dilantik menjadi Perwira Angkatan Darat.

Andika menuturkan penilaian terhadap calon perwira atau taruna yang masih dalam pendidikan akan terus dilakukan selama empat tahun, termasuk taruna Akmil keturunan Prancis, Enzo Zenz Allie.

“Sebelum menjadi anggota aktif TNI penilaian terhadap calon pada masa pendidikan terus dilakukan. Selama empat tahun itu pula penilaian berlaku dan tidak semuanya berhasil,” jelas jenderal bintang empat ini.(tha)