AFRIDZA MUNANDAR

SATELITPOST-Salah satu putra terbaik bangsa gugur kala membawa nama Indonesia di kancah dunia. Putra bernama Afridza Munandar tersebut merupakan pebalap muda yang baru berusia 20 tahun. Ia berpulang setelah mengalami kecelakaan mengerikan di Sepang, Sabtu (2/11).

Dikutip dari Suara.com, selama hidupnya, Afridza Munandar pun sempat disebut sebagai salah satu pebalap paling potensial di ajang Asian Talent Cup (ATC). Afridza meninggal saat dirinya mengalami kecelakaan lowside mengerikan saat melakoni Race 1 di Sirkuit Sepang, Malaysia. Kecelakaan tersebut terjadi di lap pertama tikungan ke-10.

Pebalap ini disebut sebagai salah satu talenta potensial. Hal ini dibuktikan dengan torehannya di ajang tersebut musim ini di mana ia dua kali memenangi balapan dan empat kali podium. Ia pun berada di peringkat ketiga dan siap berebut titel dengan dua pebalap Jepang, Takuma Matsuyama di peringkat pertama dan Sho Nishimura di peringkat kedua.

Kabar meninggalnya pebalap berusia 20 tahun ini membuat dunia balapan gempar. Ucapan belasungkawa pun berdatangan mulai dari penyelenggara balapan Asia Talent Cup, penyelenggara MotoGP, bahkan para pebalap top salah satunya adalah Marc Marquez.

“Hari yang sedih untuk dunia motor. Afridza Munandar meninggal dunia sore ini setelah kecelakaan di balapan Asian Talent Cup. RIP Afridza,” tulis Marquez.

Eks pebalap Ducati yang juga rekan satu tim Marquez, Lorenzo turut mengungkapkan perasaan duka mengenai meninggalnya Afridza dan mendoakan yang terbaik untuk sang pebalap. “Beristirahatlah dalam damai Afridza. Seluruh dukungan saya mengalir untuk keluarganya,” cuit Lorenzo.

Tak hanya dari dua pebalap Repsol Honda, jagoan Monster Energy Yamaha Maverick Vinales turut memberikan ucapan bela sungkawa dan menganggap kepergian Afridza sebagai duka bagi dunia balap. “Hari yang sedih di Sepang. Saya menyampaikan turut berduka kepada keluarga dan teman Afridza,” tulis rekan satu tim Valentino Rossi tersebut.(pan)