KAPOLRES Banyumas menunjukkan barang bukti kasus pengeroyokan berikut empat pelaku saat ungkap kasus di Polres Banyumas, Selasa (2/1).SATELITPOST/ANANG FIRMANSYAH

PURWOKERTO, SATELITPOST- Kepolisian Polres Banyumas berhasil membekuk empat orang pelaku tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama di sebuah tempat hiburan malam di Kecamatan Ajibarang. Keempat tersangka melakukan aksi kekerasan tersebut dengan dua orang korbannya satu diantaranya mengalami luka cukup serius hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Menurut keterangan Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun SIK, kasus pengroyokan tersebut terjadi pada Sabtu (30/12) lalu. Sekitar pukul 01.30 WIB, di tempat karaoke Green Mulia Ajibarang, Desa Pandansari RT 4 RW 6, Kecamatan Ajibarang korban Highma Aegis PI (24), warga Desa Ajibarang Kulon, Kecamatan Ajibarang dan Audi Pratama (24), warga Desa Ajibarang Wetan, Kecamatan Ajibarang bersama teman-temannya hendak berkaraoke di lokasi kejadian.

Namun, sesampainya di tempat karaoke tersebut, ruangannya penuh, sehingga mereka keluar. Sesampainya di depan ruangan yang digunakan para pelaku berkaraoke, korban bersenggolan dengan pelaku, setelah itu mereka kemudian duduk-duduk di dalam ruang karaoke. Setelah beberapa saat korban bersama teman-temannya bermaksud untuk pulang. Namun, ternyata tersangka menghampiri korban hingga terjadi keributan.

Korban dan temannya berusaha menghindar tetapi terus dikejar oleh rombongan pelaku. Bahkan korban Audi berusaha melerai namun justru menjadi bulan-bulanan tersangka hingga mengalami luka patah tulang tangan kiri.

Sedangkan korban Highma Aegis PI mengalami luka memar pada bagian wajahnya. Dari kejadiaan tersebut Audi dibawa ke rumah sakit, dan pada hari Minggu (31/12) mereka melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ajibarang.

“Mendapati laporan tersebut kami berhasil menangkap ke-empat orang pelaku,” kata Kapolres. Empat orang pelaku yakni Eko Rubin Santoso (38), warga Desa Tambaksari Kidul, Kecamatan Kembaran, M Lutfi Ari Setiawan, warga Desa Kretek,Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes, Rizal Eka Fanny, warga Desa Pangebatan, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, dan Ade Bagus Priamungkas, warga Kelurahan Mertasinga, Kecamatan Cilacap Utara.

“Atas perbuatan yang bersangkutan, terancam dengan pasal 170 ayat 1 dan ayat 2 ke 1e, 2e, KUHP tentang penganiayaan secara bersama-sama, dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,” ujarnya.(san)