Angggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Ammy Amalia Fatma Suyra SH MKn bekerjasama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI mengajak masyarakat untuk turut serta dalam pengawasan di pemilu

CILACAP, SATELITPOST-Angggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Ammy Amalia Fatma Suyra SH MKn bekerjasama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI mengajak masyarakat untuk turut serta dalam pengawasan di pemilu. Hal ini diungkapkan pada sosialisasi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, Jumat (9/3) di Hotel Dafam Cilacap.

Anggota DPR RI dari Dapil VIII Jawa Tengah ini mengatakan, pada UU  Pemilu ini ada beberapa perubahan. Satu di antaranya terkait dengan pengawasan. Apalagi Pemilu 2019 mendatang merupakan ajang pemilu terbesar sepanjang sejarah kepemiluan di Indonesia.

Pasalnya akan ada lima pemilihan dalam satu kali pelaksanaan. Mulai pemilihan anggota DPR RI, DPD, DPRD Provinsi Jawa Tengah, DPRD Kabupaten, dan Pemilihan Presiden.

“Dalam pemilu, Bawaslu sangat mengharapkan adanya partisipasi publik dalam pengawasan, karena itu perlu ada sosialisasi partisipasi tahapan pemilu yang sedang berjalan sampai nanti tahapan pemilihan dan pemungutan suara,” ujar Ammy, kemarin.

Sesuai dengan tema sosilasisasi ‘Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu’, maka dengan adanya partisipasi masyarakat dalam pengawasan bisa menyukseskan pemilu serta mewujudkan pemilu yang bersih, jujur, dan adil.

Selain itu, perubahan lain ada dalam UU Pemilu kali ini adalah pemilu serentak antara pileg dan pilpres. Karena pelaksanaannya bersama-sama sehingga tidak ada perolehan suara politik untuk mengusul presiden. Sehingga threshold-nya menggunakan hasil Pemilu 2014. Di mana saat  ini 20 persen.

Sosialisasi UU Nomor 7 tahun 2017 ini diberikan kepada anggota Panwascam, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan unsur wanita. Dengan sosialisasi ini, diharapkan mereka akan memberikan informasi pemilu kepada masyarakat lainnya. (ale)