PETUGAS sedang menurunkan APK yang melanggar ketentuan, di sejumlah ruas jalan protokol di wilayah Kabupaten Purbalingga, kemarin.SATELITPOST/AMIN WAHYUDI

PURBALINGGA, SATELITPOST –Satpol PP, Linmas, Polisi, KPU, dan Panwaslu Kabupaten Purbalingga menggelar sebuah operasi penertiban alat Alat Peraga Kampanye (APK) pasangan calon (Paslon) Gubernur Jateng 2018, Senin (5/3). Kegiatan itu dilakukan serentak di seluruh wilayah Kabupaten Purbalingga.

Komisioner Panwaslu Kabupaten Purbalingga Joko Prabowo mengatakan, pemasangan APK sudah diatur dalam Peraturan KPU no 4 tahun 2017, dan Peraturan Bupati tentang peraturan pemasangan APK. Namun pada praktiknya, masih dijumpai APK yang tidak sesuai ketentuan.

“Sejumlah APK pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah melanggar aturan, mulai dari lokasi pemasangan, desain dan ukuran APK, dan cara pemasangan. Hari ini (kemarin, red), kami lakukan penertiban, bersama Satpol PP dan juga KPU,” kata Ketua Panwaslu Kabupaten Purbalingga, Imam Nurhakim, kemarin (5/3).

Joko menyampaikan sebagian besar alat peraga melanggar aturan terkait titik pemasangan. “Lokasi yang melanggar di pasang yakni di tiang listrik/telepon dan lokasi yang dilarang oleh perbup. Misalnya, di alun alun atau taman kota,” kata dia.

Disampaikan, desain APK yang resmi dari paslon harus sesuai dengan ukuran yang telah di tetapkan oleh KPU. Namun, praktiknya yang ada di lapangan belum sesuai dengan regulasi. “Dan untuk itu, pemasangannya harus memberitahukan  secara resmi ke KPU,” ujarnya.

Kasi Ketertiban Umum Satpol PP Purbalingga, Sutarno SH menyampaikan, penertiban dilakukan tidak hanya di kawasan kota saja. Personel Satpol PP di masing-masing kecamatan juga melaksanakannya.

“Kami tidak bergerak sendiri, kami bersama dengan Panwas dan KPU, jadi APK yang ditertibkan tentu yang tidak sesuai peraturan, serentak di seluruh wilayah Kabupaten Purbalingga,” katanya, kemarin. (min)