Ilustrasi Kuda Ngamuk di Purbalingga

PURBALINGGA, SATELITPOST – Warga Purbalingga sempat dihebohkan dengan peristiwa kuda yang mengamuk dan menggigit kusirnya, Sumardi, Rabu (21/2). Satu diantara rekan Sumardi, Anton Sunardi menduga, mengamuknya kuda disebabkan karena ada rasa cemburu.

Anton mengatakan selain karena cemburu, hal itu bisa juga terjadi karena sedang masa birahi. Kondisi lebih memanas karena ditinggal rombongan. “Mengamuknya kuda itu, karena ditinggal rombongan. Padahal dalam rombongan, ada kuda betina. Sehingga, diduga ada rasa jengkel si kuda karena kuda betina bareng dengan kuda jantan lainnya,” kata Anton Sunardi, warga Desa Kajongan.

Simak Video: Geger, Kuda Ngamuk di Alun-Alun Purbalingga

Dia yang juga menyaksikan peristiwa tersebut menyampaikan, bahwa awalnya masih ada anak-anak TK di dalam delman. Saat mengamuk, kemudian kuda lepas dari delman. Orang-orang yang melihat semua geger. Untungnya semua anak-anak atau penumpang berhasil diamankan.

“Pas saya datang, saya cawel kendalinya, puntir kupingnya kan lepas. Anak-anak berhasil turun dengan selamat. Kemarin dia (Sumardi, red) sampai pisan,karena digigit dan diombang-ambingkan,” katanya.

Baca Juga: Begini Nasib Kusir Delman yang Digigit Kuda Ngamuk di Purbalingga

Di pangkalan delman area kantor Pos, lanjut Anton, biasanya memang ada kuda betina. Beberapa hari sebelumnya juga sempat mangkal bareng. Bahkan, pernah juga masuk satu kandang, antara kuda yang ngamuk dan kuda betina yang biasa mangkal.

“Kalau birahi sangat mungkin, karena kalau mangkal kan biasanya ada kuda betinanya, nah waktu itu malah ditinggal rombongan,” kata Anton. (min)