Ahok-Vero

KABAR gugatan cerai yang dilayangkan Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa dengan Ahok tak hanya membuat publik terkejut. Tapi membuat banyak pihak bertanya-tanya. Ada apa? Kenapa? Kok bisa? Bukankah mereka (Ahok-Vero) sangat harmonis. Sebagai pasangan suami istri, mereka terlihat saling melengkapi dan menguatkan satu sama lain. Terlebih ketika vonis kurungan Ahok diputuskan, kisah cinta keduanya bahkan jadi role model bagi sebagian orang.

Awal mencuat Minggu (7/1) lalu, gugatan cerai Ahok kepada Vero memang menjadi isu privat yang membuat publik penasaran ingin menguliknya. Berbagai dugaan “liar” bermunculan. Seakan tak terbendung.

Mulai dari isu adanya pria idaman lain (PIL). Vero diduga melakukan hubungan terlarang dengan seorang pengusaha. Ahok yang diduga telah mengetahuinya sejak lama, mencoba bertahan dan menunjukkan bahwa biduk rumah tangganya bersama Vero baik-baik saja. Romantisme Ahok membuat publik baper. Ketika perayaan ulang tahun pernikahnnya, Ahok kirimkan surat super romantis untuk Vero. Romantisme dari balik jeruji besi itu membuat banyak orang meleleh.

Spekulasi lain menyebutkan Ahok sengaja menceraikan Vero, demi menyelamatkan aset harta kekayaan yang dia miliki. Skenario ini disebut mengekor apa yang disarankan oleh pengacara flamboyan Hotman Paris Hutapea. Yang entah karena kebetulan atau tidak baru saja membuat sebuah video pada malam tahun baru lalu.

Dalam video tersebut, Hotman menjelaskan tentang bagaimana cara penyelamatan aset bila ada gejala suami pailit atau harta suami terancam disita oleh pihak berwenang. Yakni dengan melakukan perjanjian pisah harta, yang mana sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi bisa dilakukan sesudah menikah.

Seperti diketahui, sampai hari ini ada kasus hukum terkait kebijakan Ahok semasa menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Dan status kasus tersebut menggantung di penanganan hukum. Satu di antaranya adalah pengadaan lahan Sumber Waras.

Skenario, bercerai untuk (bersama) yang dibuat Ahok disamakan dengan perceraian mantan Perdana Menteri (PM) Thailand, Thaksin Shinawatra, dengan istrinya, Pojaman Shinawatra, pada 2008 silam.

Kala itu, PM Thaksin dilengserkan dari kursi kekuasaan divonis inabsentia dua tahun penjara oleh pengadilan Thailand. Dia dituduh menyalahgunakan kekuasaan saat menjadi perdana menteri. Usai perceraiannya dengan Pjaman ter-publish, publik diusik dengan analisa jika perceraian itu hanyalah “drama” untuk melindungi aset-aset yang sebagian besar atas nama Pojaman. Pasalnya usai resmi bercerai, pasangan tersebut tetap terlihat satu rumah dengan wanita yang berstatus mantan istri.

Tapi, ada juga yang berpadangan jika drama perceraian ini upaya Ahok untuk “melindungi” Vero dari tekanan yang berbau SARA. Menyusul prediksi bahwa Ahok akan comeback di kancah perpolitian tanah air usai menyelesaikan masa tahannya. Para pengagum Ahok, menilai jika mantan Bupati Belitung Timur itu masih memiliki asa berkiprah demi negeri ini. Bahkan ada yang berspekulasi jika Ahok sudah berpindah keyakinan. Ahok disebut telah masuk Islam.

Namun lagi-lagi itu hanyalah sangkaan banyak pihak. Dari mereka yang suka dan benci dengan sosok Ahok yang sejak kemunculannya memang telah menuai kontroversi. Karena gaya kepemimpinannya dan pola komunikasinya yang frontal (baca :tegas).

Tak bisa dibenarkan, tapi juga tak bisa disalahkan. Sah-sah saja orang berspekulasi. Ahok-Vero adalah publik figur. Sehingga apa yang terjadi pada keduanya, pasti akan memicu komentar publik. Tapi kalau memang benar keduanya memutuskan bercerai apa hak kita sebagai orang “luar”? Biarkan itu menjadi ranah pribadi keduanya. Just wait and see.(yuspita_palupi@yahoo.com)

BAGIKAN