Mesum

Belum lama ini warga Desa Kedungbenda, Kecamatan Kemangkon Purbalingga mungkin dikagetkan oleh dua remaja. Sepasang remaja ini ternyata berduaan di sebuah kamar mandi. Tak tanggung-tanggung pula, di kamar mandi masjid! Apalagi yang dilakukan ABG cewek dan cowok di kamar mandi kalau bukan mesum.

Dua remaja itu merupakan warga Banjarnegara. Yang laki-laki masih berusia 17 tahun, ia warga Kecamatan Susukan dan yang perempuan usianya baru 13 tahun, warga Kecamatan Purworejo Klampok, Kabupaten Banjarnegara.

Dikutip dari Satelitpost edisi Senin (5/3) Kapolsek Kemangkon, AKP Siswanto, mengatakan, temuan kejadian ini bermula saat anggotanya menerima laporan kepala dusun yang menyebut ada sepasang remaja ditangkap warga ketika berduaan di kamar mandi masjid, Jumat (2/3) malam. Begitu menerima laporan ini, ia dan anggotanya langsung mendatangi TKP.

Saat dilakukan pengecekan di sekeliling masjid, seorang remaja laki-laki keluar dari kamar mandi masjid. Saat ditanya saksi, remaja tersebut mengaku baru saja buang air besar. Tak percaya, kamar mandi itu kemudian dicek. Saat berusaha membuka pintu ternyata pintu diganjal dari dalam. Setelah dipaksa dibuka, ada remaja perempuan di sana.

Parah, hari Jumat malam kedua remaja ini bukannya melakukan kegiatan positif, malah mesum sampai pukul 22.30 WIB. Mirisnya, kenapa kamar mandi masjid yang dipilih jadi tempat mesum. Kamar mandi kan masih berada di dalam komplek masjid, yang notabene adalah tempat ibadahnya umat muslim. Lalu ada remaja yang mesum di sana.

Jika pembaca Satelitpost masih ingat, peristiwa serupa juga pernah terjadi di kamar mandi Masjid Kodim Purbalingga tahun 2016 silam. Dua remaja itu pun kepergok berduaan di kamar mandi, bahkan pintu kamar mandi didobrak oleh warga dan takmir masjid. Remaja tersebut merupakan warga Purbalingga. Untungnya kedua bocah itu tak sampai diarak oleh warga setempat dan langsung diamankan pihak berwajib.

Sungguh, melihat ‘ganas’nya pergaulan remaja saat ini rasanya saya jadi ikut was-was. Bagaimana dengan anak-anak generasi mendatang? Mengapa kasus remaja mesum itu semakin hari, makin banyak juga terdengar. Tapi tunggu dulu, tidak semua kids zaman now berkelakuan begitu.

Tengok beberapa anak remaja yang berprestasi di karesidenan Banyumas. Pasti jumlahnya pun banyak. Ada yang prestasi di bidang olahraga, seni, bahkan akademik dan mengikuti berbagai olimpiade. Tidak sedikit pula yang punya bakat dan multitalenta, seperti Dika Nusa Bila, pendongeng cilik asal Cilacap.

Saya jadi berpikiran, jangan-jangan para remaja belia yang seringkali mesum itu, barangkali tak punya kegiatan positif untuk menyalurkan hobi dan bakatnya. Ya, setidaknya jika remaja-remaja itu narsis di media sosial, bisa lah sekalian bikin video youtube dengan membuat konten kreatif yang bisa menunjang eksistensinya di dunia maya ketimbang cuma selfie mesra-mesraan sama pacar.

Tentu saja, orangtua berperan penuh dalam tumbuh kembang para remaja ini. Saya hanya bisa berdoa, semoga para remaja ini sadar, bahwa banyak sekali kegiatan yang positif dan bermanfaat ketimbang hanya mesum di sebuah kamar mandi masjid.(sugesti@satelitpost.com)