Njabat Nggo Ngibadah

Esti Dwi Hartanti, Kepala Desa Arenan

Kowe ngerti maksud lan tujuane dadi kades kuwe apa? ya kuwe ngibadah” Sepenggal kalimat itu menjadi pesan terakhir yang disampaikan oleh eyang dari Esti Dwi Hartanti sebelum meninggal. Pesan ini yang selalu dipegang Esti dalam menjalankan amanat sebagai Kepala Desa Arenan.

“Intinya niatkan untuk ibadah, apa pun yang dikerjakan mudah-mudahan ditolong dan dimudahkan,”katanya.

Perempuan kelahiran 30 juli 1976 ini memberikan beberapa tips bagi siapa saja yang akan atau ingin menjadi kepala desa. Menurutnya, menjadi Kades itu jangan terlalu berambisi dan harus memiliki niat ikhlas serta ketulusan.

Sebagaimana beribadah, jalankan semampunya dan tidak selalu sempurna. Menjadi seorang kepala desa itu tidak boleh merasa lebih baik dari orang lain.

“Kepala desa harus siap lahir batin, mulai dari pribadi maupun keluarga. Jadi harus tetap jaga sikap dan etika moral dalam bermasyarakat,” katanya.

Esti yang hobi bernyanyi ini, menetapkan rambu-rambunya sendiri dalam segala aktivitasnya. Ia berupaya sekuat mungkin untuk tidak melakukan hal-hal yang nantinya akan merugikan.

“Kepala desa itu ibarat sayur asem, ada manisnya, ada asinnya, ada gurihnya. Bagi saya pribadi, kepala desa itu jabatan sing paling beda dibanding jabatan liyane,” katanya. (cr)