Aksi demo dugaan kecurangan Pemilu 2019 di KPU dan Bawaslu yang berakhir ricuh beberapa waktu lalu berbuntut adanya aksi target penembakan pada sejumlah pejabat. Polisi telah melakukan gelar perkara hingga membeberkan siapa penyandang dana, siapa yang perintah para eksekutor, dan siapa saja para eksekutor tersebut.

Peristiwa yang menyedot perhatian publik ini tak lepas dari perseteruan dua kubu Pilpres 2019. Kita bayangkan jika skenario yang terencana benar-benar terlaksana.  Tak tertutup kemungkinan situasi akan semakin kacau dan emosi antar pendukung memuncak, saling menyalahkan dan seterusnya.

Bagaimana kita melihat antar sesama purnawirawan berseteru dalam menggapai kekuasaan. Dari yang semula hanya lewat argumen, opini, lambat laun merembet ke angkat senjata. Pada sidang MK, kepolisian harus tetap waspada akan adanya gangguan ketertiban dan keamanan bangsa. Bisa pula terorisme menyusup dalam barisan demo ke MK, atau perusuh lain yang ingin merusak Pancasila. Seperti yang dikatakan Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu.

Di sisi lain, kita bersyukur pada arus mudik dan balik Idulfitri keamanan relatif kondusif. Angka kecelakaan turun drastis. Tak terpengaruh hasil Pemilu 2019. Sebab tampak sudah siapa yang menunggangi demonstrasi ke KPU dan Bawaslu Mei lalu. Salut buat mata intelijen nasional.

Pihak-pihak yang kecewa, sakit hati melihat hasil pemilu tentu saja masih ada. Dapat disudahi dengan  rekonsiliasi nasional. Yang harus dipersiapkan mulai sekarang yakni calon pemimpin negeri kita tercinta pada pilpres lima tahun mendatang. Partai-partai seharusnya sudah menyiapkan kader-kader terbaik untuk memimpin negeri ini kelak. Tongkat estafet kepemimpinan  kepada generasi muda suatu keniscayaan. Apabila masih saja para elite politik saling ribut tanpa memperhatikan masa depan negeri ini apa jadinya bangsa ini?

Elite politik dari generasi muda memang sudah mulai bermunculan. Harapan di pundak mereka mampu memimpin bangsa dan negara sebesar Indonesia. Niatan membentuk negara sendiri mulai berhembus dari beberapa propinsi. Ini tantangan tersendiri bagi presiden RI mendatang. Bagaimana gelombang referendum dapat jadi batu sandungan keutuhan NKRI. Maka, kita tunggu hasil keputusan MK atas sengketa pilpres dan pengadilan kasus rencana pembunuhan pejabat negara akan terungkap dengan terang. Jika situasi nasional tetap aman, makin optimistis kita menatap masa depan bersama calon pemimpin generasi muda. (ekadila@satelitpost.com)