Titis Dwi Prasetyo, Pemilik Pecel Temon

Melalangbuana di dunia Food and Beverage di hotel hingga pelayaran, sontak membuat Titis mengarahkan bisnisnya di bidang kuliner. Karena, pengalaman tersebut yang baginya dapat dijadikan bekal. “Saat akan mendirikan usaha, dari awal memang kepikirannya makanan,” kata dia.

Selain pengalaman, analisis tempat usaha juga cukup menentukan. Tempat usahanya kini, yang ia namakan Pecel Temon, tidak berada di pusat kota, apalagi di kawasan sentra kuliner. Melainkan di sebuah desa nan sejuk, bahkan sangat dekat dengan area persawahan, Desa Pliken, Kecamatan Kembaran.

Alhasil, lebih banyak warga desa maupun warga perumahan di dekat kedainya tersebut. Sehingga ia menghadirkan sajian tradisional, tak lain adalah pecel.  “Kalau mau Asian food atau jenis makanan lainnya, belum masuk marketnya,” kata dia.

Titis menambahkan, dengan keberadaan tempat usahanya saat ini, justru memberikan nilai plus bagi dia. Menghadirkan suasana yang nyaman, dengan semilir angin, karena dibuat space outdoor memuat pelanggan betah. Dan baginya, ini cukup jadi aset selain citarasa makanan yang ia hidangkan. “Sengaja dikonsep seperti ini ,agar konsumen nyaman makan di sini,” ujarnya. (Ind)

Komentar

komentar

BAGIKAN