WONOSOBO, SATELITPOST-Tim peneliti dari Wonosobo Heritage meyakini ada bangunan kuno yang masih terpendam di puncak bukit Dusun Sawangan, Tumenggungan, Selomerto. Peneliti Agustin Ariyani mengaku tercengang saat melakukan proses penggalian situs di tegalan warga.

Bermacam artefak dan batuan utuh saat ditemukan tersusun rapi. Bebatuan menyerupai gamelan semisal, ditemukan menumpang pada fondasi bata berbentuk garis lurus.

“Di kedalaman 30 centimeter pertama ditemukan artefak, lapisan selanjutnya ditemukan batuan utuh. Benda-benda itu seperti sengaja ditumpuk dan ditata. Juga ada beberapa lapisan tanah yang tidak biasa,” katanya, seperti diberitakan Tribunnews.com.

Pada kedalaman sekitar 50 centimeter di bawah permukaan tanah, tim menemukan lapisan tanah bertekstur lembut, atau lemah Aji. Tanah halus itu diduga dipakai untuk melapisi benda-benda yang sengaja ditimbun. Juga terdapat lapisan berupa bata merah yang dihancurkan pada kedalaman lebih dari satu meter.

“Dari fakta yang ditemukan, melahirkan pertanyaan, mungkinkah benda-benda itu sengaja dikubur. Jika ini benar, bisa mematahkan pengetahuan selama ini yang menyebut, situs terkubur karena bencana alam,” katanya

Melihat kerapian susunan tersebut, menurut Agustin, mustahil benda-benda kuno itu tertimbun karena bencana alam atau letusan gunung berapi. Timnya pun meyakini, ada bangunan utuh yang masih terpendam di lapisan tanah selanjutnya.

Untuk memastikannya, timnya akan menggunakan georadar guna mendeteksi unsur-unsur yang ada di dalam tanah. “Penelitian ini masih panjang. Kami akan libatkan akademisi dari berbagai disiplin keilmuan untuk mengungkap ini semua,” katanya. (gus)