PRAJURIT mengusung duplikat Saka Pendapa Sipanji yang dibawa secara estafet dari Pendopo Kecamatan Banyumas menuju Pendapa Sipanji. Dok Satelitpost. SATELITPOST/ANANG FIRMANSYAH

PURWOKERTO, SATELITPOST-Pemkab Banyumas menyatakan Upacara Boyongan Saka Guru dan Hari Jadi Banyumas ke-447 diusulkan masuk Museum Rekor Indonesia (MURI). Pada rangkaian hari jadi kali ini, Pemkab Banyumas menganggarkan Rp 900 juta, untuk membiayai sejumlah kegiatan dari senam bersama, konvoi, hingga pagelaran wayang kulit.

Hasil evaluasi tahun sebelumnya, boyongan diselenggarakan siang hari, sehingga yang melihat diharapkan lebih banyak lagi

Suwondo Geni
Sekretaris Dinporabudpar Banyumas

Perayaan yang jatuh setiap tanggal 22 Februari ini, kata dia, mengalamai perubahan dari tahun sebelumbnya. Seremonial boyongan saka guru dari Banyumas menuju Purwokerto akan dilakukan siang hari. Di tahun-tahun sebelumnya, boyongan dilakukan sore hingga malam hari.

“Hasil evaluasi tahun sebelumnya, boyongan diselenggarakan siang hari, sehingga yang melihat diharapkan lebih banyak lagi,” kata Sekretaris Dinporabudpar Banyumas, Suwondo Geni, Jumat (19/1).

Suwondo mengatakan, selain boyongan, guna menyambut Hari Jadi Banyumas juga akan digelar sejumlah kegiatan, yang dimulai dari tanggal 11 Februari berupa ziarah ke makam Joko Kaiman, dilanjutkan upacara pemberangkatan boyongan soko guru, kemudian tasyakuran dan ruwat. “Untuk penyelenggaraan hari jadi kali ini, pemerintah telah menganggarkan sebesar Rp 900 juta, ” kata dia.

Kemudian tanggal 18 Februari, kirab pusaka Hari Jadi ke-447, dan tanggal 22 Februari dilanjut upacara, tabur bunga dan rapat paripurna istimewa, serta tanggal 23 Februari ada resepsi pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Purbo.

“Yang diboyong ada empat soko guru, nanti dibawa oleh TNI, Polri, perangkat desa dan masyarakat. Dilakukan estafet, berhenti nanti antarkecamatan, seperti di Kecamatan Banyumas, Kalibagor, Sokaraja, dan lainnya. Ini kemungkinan besar pas boyongan masuk rekor MURI sebagai karnaval terpanjang dan dilakukan berjalan kaki. Saya sudah komunikasi dengan MURI, tinggal kita punya anggaran atau tidak untuk merekorkan itu. Panitia sedang mengusahakannya,” kata dia.

Sedangkan untuk acara hiburan, lanjut dia dimulai tanggal 9 Februari ada senam bersama antara ASN, TNI, Polri, siswa, dan masyarakat. Kemudian kegiatan jelajah wisata Baturraden, pesertanya pemilik mobil antik se-Indonesia nanti akan menjelajahi wisata di Banyumas pada tanggal 23-24 Februari, dan dilanjutkan panggung gembira di Baturraden yang rencananya mendatangkan artis nasional. (hakim@satelitpost.com)