Ilustrasi

PURWOKERTO, PURWOKERTO-Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat (BKDD) Kabupaten Banyumas menyatakan 605 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Banyumas pensiun tahun ini. Ratusan PNS terus memasuki masa purna tugas atau pensiun dan ini tak diimbangi perekrutan PNS.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat (BKDD) Kabupaten Banyumas, Achmad Supartono mengatakan, tahun 2018 ini jumlah PNS yang pensiun sebanyak 605 orang. Jumlah tersebut didominasi tenaga pendidik atau guru. “Tahun ini dan tahun depan, guru lumayan banyak yang pensiun,” kata dia.

Menurut Partono, mengatasi kekurangan PNS, terutama guru, Pemkab Banyumas merekrut tenaga staf honorer. Meskipun pengangkatan honorer tetap diserahkan ke masing-masing sekolah.

“Antisipasinya ya sekolah, itu kan sebenarnya ada kewajiban dari pemerintah, apabila ada kekurangan tenaga, pemerintah daerah wajib menyediakan. Karena pemerintah daerah tidak boleh mengangkat staf honorer, yang mengangkat dari kepala sekolah kemudian dikuatkan oleh bupati,” kata dia.

Sebelumnya diberitakan jumlah PNS di Kabupaten Banyumas idealnya sebanyak 17 ribu orang. Namun karena setiap tahun ada yang pensiun, maka jumlahnya terus berkurang.

Pemkab Banyumas tahun 2018 telah mengusulkan formasi CPNS kepada Kementerian Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB) sebanyak 3.531 orang. Usulan tersebut sesuai kebutuhan PNS di Kabupaten Banyumas.

Achmad Supartono mengatakan, kebutuhan PNS yang diusulkan ke pusat terdiri dari tenaga pendidikan, kesehatan dan insfrastruktur. Usulan tersebut, kata dia sesuai instruksi pemerintah pusat agar kabupaten/kota segera mengusulkan kebutuhan PNS di masing-masing daerah.

“Tapi yang terpenting kita sudah laporkan ke pusat. Kemungkinan besar itu yang berpeluang besar nanti akan diberi formasi ketika ada jatah,” kata dia.(kim)